Relevansi Ibadah Online bagi Kesehatan Gereja Sebagai Tubuh Kristus Post-Endemi Covid-19 di GBI Parakletos Cengkareng
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i4.1034Keywords:
elevansi Ibadah Online,, Kesehatan Gereja, , Tubuh Kristus,, Post-Endemi CovidAbstract
Tujuan Penulis dalam penelitian ini adalah menganalisis apakah ibadah online masih relevan bagi kesehatan gereja sebagai Tubuh Kristus Post-Endemi Covid-19 di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Parakletos Cengkareng? Menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif, serta mengumpulkan data melalui berbagai buku termasuk Alkitab, jurnal jurnal maupun wawancara, serta berbagai dokumen yang mempunyai keterkaitan dengan topik yang menjadi kajian dalam penulisan ini. Ibadah sebagai salah satu sarana untuk berbakti sebagai wujud iman kepada Allah, dan juga sebagai kewajiban bagi setiap orang beriman hari-hari ini dipertanyakan relevansinya dikarenakan keberlangsungannya justru menjadi salah satu penyebab sebagian gereja ditutup dan sebagian lain berkurang dalam jumlah jemaat oleh karena jemaat yang tadinya beribadah di tempat mereka, lebih memilih beralih kepada gereja yang melaksanakan ibadah online dengan fasilitas alat alat digital yang canggih seperti salah satu contoh Gereja Satu Jam Saja (GSJS) yang mengadakan ibadah livestreaming sebanyak sembilan kali sehari di hari Minggu. Hasilnya, ibadah online masih relevan bagi kesehatan Gereja sebagai Tubuh Kristus, hanya kesakralan ibadah melalui rasa hormat maupun takut akan Tuhan, serta kesungguhan Jemaat dalam beribadah kepada pribadi Tuhan yang masih sangat perlu ditingkatkan.
Downloads
References
Alexander Stevanus Luhukay. (2020). Analisis Teologis Mengenai Beribadah Di Rumah Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Indonesia. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 2(1), 43–61.
Dwiraharjo, S. (2021). Konstruksi Teologis Gereja Digital: Sebuah Refleksi Biblis Ibadah Online Di Masa Pandemi Covid-19. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 4(1), 1–17.
Eduward Purba, Dessy Handayani, Maria Magdalena, Nurnilam Sarumaha, H. W. (2021). Redefinisi Ibadah pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1), 36–46.
Fernando Tambunan. (2020). Analisis Dasar Teologi terhadap Pelaksanaan Ibadah Online Pasca Pandemi Covid-19. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 4(2), 154–169.
Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian dan Perkembangan. Journal of Undergraduate, Social Science and Technology. Literasi Nusantara.
Henderikus Nayuf. (2021). Ibadah Online Sebagai Gaya Hidup: Sebuah Kajian Teologi Moral terhadap Konsumerisme di Tengah Pandemi Covid-19. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 15–27.
Irwanto Berutu dan Harls Evan R. Siahaan. (2020). Menerapkan Kelompok Sel Virtual di Masa Pandemi Covid19. Sotiria: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 3(1), 53–65.
Jerry Pillay. (2020). COVID-19 Shows the Need to Make Church More Flexible. Transformation: An International Journal of Holistic Mission Studies, 37(4), 266–275.
KOMPAS.com. (2020). KOMPAS.com, 16 Maret 2020 jam 15.45 WIB. (https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/03/16/15454571/jokowi-kerja-dari-rumah-belajar-dari-rumah-ibadah-di-rumah-perlu-digencarkan).
Nicolas, D. G. (2022). Analisis Krisis Penginjilan Di Kalangan Gereja Di Indonesia. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 5(1), 1–8.
Onisimus Langfan. (2021). Ibadah Online Di Masa Pandemi Covid-19: Implementasi Ibrani 12:28. Stella: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 15–18.
Sunarto. (2021). Ibadah Online Dalam Perspektif Alkitab dan Relevansinya Pada Masa Serta Pasca Pandemi Covid-19. TE DEUM: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 10(2), 181–203.
Suriawan Surna, A. S. (2020). Pandangan Teologis Live Streaming Atau Zoom Sebagai Sarana Ibadah Bersama Di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Teologi Praktika 1, 1(2), 137–152.
Tirza, Faradina, Hia, Eric, E. (2022). Wawancara dilaksanakan pada Minggu dan Rabu 7 dan 17 Agustus Jam 13.00 wib dan 10.47 wib.
Yanti, Santa, Farrel, F. (2022). Wawancara dilaksanakan pada Minggu dan Rabu 7 dan 17 Agustus Jam 13.00 wib dan 10.47 wib.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Georges Nicolas Djone, Herman Manik, Evy Suzanna Silalahi, Alfons Abednego Simanjuntak, Dorothea Louise Wilhelmina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




























