Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Kesepian pada Lanjut Usia

Authors

  • Puti Pranatha Sekar Seruni Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung
  • Duma Fitri Pakpahan STT Kharisma Bandung
  • Doni Pranata Tarigan STT Kharisma Bandung
  • Victor Deak STT Kharisma Bandung

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i5.1163

Keywords:

Pendidikan Agama Kristen, Kesepian, Lanjut usia

Abstract

Lanjut usia memiliki banyak tantangan dalam segala aspek perkembangannya baik secara fisik, psikis, sosial, ekonomi dan kerohanian yang memicu rasa kesepian seperti: tawar hati, bosan, jenuh, bahkan cemas menghadapi kematian dan setelah kematian. Untuk itu, keluarga dan gereja tidak seharusnya menutup mata akan permasalahan yang dialami oleh umat Tuhan ini. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif studi pustaka untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan pembahasan. Penulis terlebih dahulu menguraikan perkembangan kebutuhan bagi dewasa lanjut, dan peran gereja sebagai pelaksana PAK bagi  dewasa lanjut. Kesimpulan dari tulisan ini adalah keluarga dan Gereja sebagai pelaksana Pendidikan Agama Kristen memiliki tugas pelayanan yang harus dirancang secara serius yang dapat dilaksanakan secara sederhana seperti: ibadah, konseling, melengkapi fasilitas, bahkan membuka pelayanan khusus bagi lanjut usia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, M. (2019). Kajian Terhadap Revisi Undang-Undang No.13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia. Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, 2(2), 30–39. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jmks/article/viewFile/10605/7130

Amalia, A. D. (2013). Kesepian Dan Isolasi Sosial Yang Dialami Lanjut Usia: Tinjauan Dari Perspektif Sosiologis. Sosio Informa, 18(3), 203–210. https://doi.org/10.33007/inf.v18i3.56

Cipta Utami, D. P. (2021). Peran Keluarga terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Lanjut Usia. Journal of Nursing Education and Practice, 1(2), 31–37. https://doi.org/10.53801/jnep.v1i2.37

Ismail, A. (2008). Selamat Berkiprah: 33 renungan tentang kesaksian. Gunung Mulia. https://www.google.co.id/books/edition/Selamat_Berkiprah/60TFBryMtwQC?hl=en&gbpv=1&dq=PAK+lansia&pg=PA33&printsec=frontcover

Ismail, A. (2010). Ajarlah Mereka Melakukan. Gunung Mulia.

Kristianto, P. L. (2008). Prinsip dan Praktik Pendidikan Agama Kristen. Andi Offset.

Putri, A. E. (2019). Evaluasi Program Bimbingan Dan Konseling: Sebuah Studi Pustaka. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 4(2), 39. https://doi.org/10.26737/jbki.v4i2.890

Rohmah, A. I. N., Purwaningsih, & Bariyah, K. (2012). Quality of Life Elderly. 120–132.

Septiningsih, D. S., & Na’imah, T. (2012). Kesepian Pada Lanjut Usia: Studi Tentang Bentuk, Faktor Pencetus dan Strategi Koping. Jurnal Psikologi, 11(2), 9.

Sri Setyowati1, Parmadi Sigit, R. I. M. (2021). Spiritual Berhubngan Dengan Kesepian Pada Lanjut Usia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Jiwa, 4(9), 67–78.

Sulastri, S., & Humaedi, S. (2017). Pelayanan Lanjut Usia Terlantar Dalam Panti. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 155. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1.14225

Supriadi. (2018). Lanjut Usia Dan Permasalahannya. Jurnal PPKn & Hukum, 10(2), 84–94.

Teologi, J., Kristen, A., & Hartono, H. (2013). Handreas Hartono: Kurikulum PAK aang Kontekstual Bagi Usia Lanjut dan Aktual. 1(1), 11–21. http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios

Tobing, N. F. L. (2022). Pendidikan Kristen bagi Usia Lanjut di Gereja. Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 64–81. https://doi.org/10.46974/ms.v2i2.44

Downloads

Published

2022-09-30

How to Cite

Seruni, P. P. S., Pakpahan, D. F. ., Tarigan, D. P. ., & Deak, V. . (2022). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Kesepian pada Lanjut Usia. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 1(5), 1275–1286. https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i5.1163