Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Kesepian pada Lanjut Usia
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i5.1163Keywords:
Pendidikan Agama Kristen, Kesepian, Lanjut usiaAbstract
Lanjut usia memiliki banyak tantangan dalam segala aspek perkembangannya baik secara fisik, psikis, sosial, ekonomi dan kerohanian yang memicu rasa kesepian seperti: tawar hati, bosan, jenuh, bahkan cemas menghadapi kematian dan setelah kematian. Untuk itu, keluarga dan gereja tidak seharusnya menutup mata akan permasalahan yang dialami oleh umat Tuhan ini. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif studi pustaka untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan pembahasan. Penulis terlebih dahulu menguraikan perkembangan kebutuhan bagi dewasa lanjut, dan peran gereja sebagai pelaksana PAK bagi dewasa lanjut. Kesimpulan dari tulisan ini adalah keluarga dan Gereja sebagai pelaksana Pendidikan Agama Kristen memiliki tugas pelayanan yang harus dirancang secara serius yang dapat dilaksanakan secara sederhana seperti: ibadah, konseling, melengkapi fasilitas, bahkan membuka pelayanan khusus bagi lanjut usia.
Downloads
References
Akbar, M. (2019). Kajian Terhadap Revisi Undang-Undang No.13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia. Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, 2(2), 30–39. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jmks/article/viewFile/10605/7130
Amalia, A. D. (2013). Kesepian Dan Isolasi Sosial Yang Dialami Lanjut Usia: Tinjauan Dari Perspektif Sosiologis. Sosio Informa, 18(3), 203–210. https://doi.org/10.33007/inf.v18i3.56
Cipta Utami, D. P. (2021). Peran Keluarga terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Lanjut Usia. Journal of Nursing Education and Practice, 1(2), 31–37. https://doi.org/10.53801/jnep.v1i2.37
Ismail, A. (2008). Selamat Berkiprah: 33 renungan tentang kesaksian. Gunung Mulia. https://www.google.co.id/books/edition/Selamat_Berkiprah/60TFBryMtwQC?hl=en&gbpv=1&dq=PAK+lansia&pg=PA33&printsec=frontcover
Ismail, A. (2010). Ajarlah Mereka Melakukan. Gunung Mulia.
Kristianto, P. L. (2008). Prinsip dan Praktik Pendidikan Agama Kristen. Andi Offset.
Putri, A. E. (2019). Evaluasi Program Bimbingan Dan Konseling: Sebuah Studi Pustaka. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 4(2), 39. https://doi.org/10.26737/jbki.v4i2.890
Rohmah, A. I. N., Purwaningsih, & Bariyah, K. (2012). Quality of Life Elderly. 120–132.
Septiningsih, D. S., & Na’imah, T. (2012). Kesepian Pada Lanjut Usia: Studi Tentang Bentuk, Faktor Pencetus dan Strategi Koping. Jurnal Psikologi, 11(2), 9.
Sri Setyowati1, Parmadi Sigit, R. I. M. (2021). Spiritual Berhubngan Dengan Kesepian Pada Lanjut Usia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Jiwa, 4(9), 67–78.
Sulastri, S., & Humaedi, S. (2017). Pelayanan Lanjut Usia Terlantar Dalam Panti. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 155. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1.14225
Supriadi. (2018). Lanjut Usia Dan Permasalahannya. Jurnal PPKn & Hukum, 10(2), 84–94.
Teologi, J., Kristen, A., & Hartono, H. (2013). Handreas Hartono: Kurikulum PAK aang Kontekstual Bagi Usia Lanjut dan Aktual. 1(1), 11–21. http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios
Tobing, N. F. L. (2022). Pendidikan Kristen bagi Usia Lanjut di Gereja. Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 64–81. https://doi.org/10.46974/ms.v2i2.44
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Puti Pranatha Sekar Seruni, Duma Fitri Pakpahan, Doni Pranata Tarigan, Victor Deak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




























