The Existence of Criminal Fines in Law Enforcement of Illegal Fishing Crimes
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjmr.v2i1.2617Keywords:
Existence, Illegal Fishing, Criminal FinesAbstract
Indonesia now deals with the issue of illegal fishing on a regular basis. The Fisheries Law includes fines as one of its penalties for anyone who engage in unlawful fishing. Applying sanctions to those who engage in illicit fishing may boost state income. However, in actuality, the imposition of penalties has brought up fresh issues with implementation. Therefore, the purpose of this research is to read and evaluate the presence of criminal penalties in Indonesian law enforcement as well as the design of criminal fines in the Fisheries Law. This study employs statutory and case-based methodologies in a descriptive manner that is consistent with normative legal research. The study's findings indicate that Articles 84 to 101 of the Fisheries Law are where penalties are defined. The imposition of sanctions for those found guilty of unlawful fishing creates additional issues. Judges continue to often penalize anyone found guilty of unlawful fishing, nevertheless. This requirement puts more strain on prisons and produces accounts receivable for the prosecutor's office, the condition's executor.
Downloads
References
Adji, E. A. Z. dan I. S. (2011). Pergeseran Paradigma Pemidanaan. CV. Lubuk Agung.
Angkasa. (2010). Over Capacity Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, Faktor Penyebab, Implikasi Negatif, serta Solusi dalam Upaya Optimalisasi Pembinaan Narapidana. Jurnal Dinamika Hukum, 10(3), 214.
Anwar, E. R. dan K. (2014). Politik Hukum Penanggulangan Tindak Pidana Perikanan. Media Hukum, 21(2), 285.
Arief, B. N. (2005). RUU KUHP baru Sebuah Restrukturisasi/Rekonstruksi Sistem hukum pidana Indonesia.
Ashworth, A. (1991). Principles of Criminal Law. Clarendon Press.
Bakhri, S. (2009). Pidana Denda dan Korupsi. Total Media.
Candra, S. (2013). Perumusan Ketentuan Pidana dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia. Jurnal Hukum Prioris, 3(3), 112–113.
Darmawan, O. (2018). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Illegal Fishing Di Indonesia. Jurnal Yudisial, 11(2), 171. https://doi.org/10.29123/jy.v11i2.292
Dkk, T. S. (2017). Optimalisasi Pelaksanaan Eksekusi Pidana Denda Dikaitkan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2003 tentang Perikanan. Miswar.
Hasaziduhu Moho. (2019). Penegakan Hukum di Indonesia Menurut Aspek Kepastian Hukum, Keadilan, dan Kemanfaatan. Universitas Dharmawangsa, 13(1), 138–149.
Huda, C. (2011). Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Prenada Media Group.
Shanti Dellyana. (1988). Konsep Penegakan Hukum. Liberty.
Jaelani, A., & Basuki, U. (2014). Illegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing: upaya mencegah dan memberantas illegal fishing dalam membangun poros maritim Indonesia. Supremasi Hukum.
Jegesson P. Situmorang, P. A. S. (2016). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perikanan. Diponegoro Law Review, 5(3), 1–17.
Khairi, M. (2016). Government Law Politics in Handling Illegal Fishing Crime in Indonesia. FIAT JUSTISIA, 10(2), 244.
Kharisma, H., Review, S. S.-B. L., & 2019, undefined. (n.d.). Pendekatan Multi Rezim Hukum (Multi Door System) Pada Tindak Pidana Perikanan. 180.250.193.171. Retrieved January 11, 2023, from http://180.250.193.171/index.php/bolrev/article/view/1013
Mahmudah, N. (2015). Illegal Fishing. Sinar Grafika.
Maroni. (2019b). Politik Hukum Penanggulangan Kejahatan Di Bidang Perikanan. aura publishing.
Napitupulu, E. A. T. (2019). Hukuman Tanpa Penjara: Pengaturan, Pelaksanaan, dan Proyeksi Alternatif Pemidanaan Non Pemenjaraan di Indonesia. Institute for Criminal Justice Reform (ICJR).
Nur raharsi, R. R., Supanto, S., & Rustamaji, M. (2019). Eksistensi Sanksi Pidana Denda dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Narkotika di Indonesia. Jurnal Wawasan Yuridika, 3(2), 115. https://doi.org/10.25072/jwy.v3i2.253
Siahaan, J. M. H. (2017). Strategi Penanganan Illegal, Unregulated, and Unreported Fishing (IUU Fishing) di Perairan Provinsi Riau Tahun 2014-2016. JOM Fisip, 4(1), 6.
Situmorang, J., Journal, A. P.-D. L., & 2016, undefined. (2016). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam menanggulangi tindak pidana perikanan. Ejournal3.Undip.Ac.Id, 5(3). https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/dlr/article/view/12587
Suhardi. (2013). Aspek Hukum Penanganan Tindak Pidana Perikanan (Illegal Fishing) di Indonesia.
Sunatri, T. (2017). Optimalisasi Pelaksanaan Eksekusi Pidana Denda Dikaitkan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan (1st ed.). Miswar.
Supramono, G. (2011). Hukum Acara Pidana dan Hukum Pidana Di Bidang Perikanan. Rineka Cipta.
Ulya, F. N. (2019). Triwulan II 2019, KKP cata PDB Perikanan Naik Jadi Rp. 62,24 Triliun. Kompas.Com. https://money.kompas.com/read/2019/09/09/220057826/triwulan-ii-2019-kkp-catat-pdb-perikanan-naik-jadi-rp-6224-triliun
Wahyudi, S. T. (2012). Problematika Penerapan Pidana Mati Dalam Konteks Penegakan Hukum Di Indonesia. Jurnal Hukum Dan Peradilan. https://doi.org/10.25216/jhp.1.2.2012.207-234
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Rini Fathonah, Mashuril Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




























