Analisis Kenaikan Temperatur dan Daya Muat Arus pada Kawat Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i3.747Keywords:
Konduktor , Permeabilitas, InduktansiAbstract
Konduktor yang digunakan untuk saluran transmisi e.h.v selalu terdampar. Konduktor yang paling umum menggunakan inti baja untuk memperkuat kekuatan aluminium, tetapi baru-baru ini aluminium dengan kekuatan tarik tinggi semakin banyak digunakan, menggantikan baja. Yang pertama dikenal sebagai ACSR (Aluminium Conductor Steel Reinforced) dan kemudian ACAR (Aluminium Conductor Alloy Reinforced). Perkembangan terkini adalah AAAC (All Aluminium Alloy Conductor) yang terdiri dari paduan Al, Mg, Si. Ini memiliki kerugian 10 hingga 15% lebih sedikit daripada ACSR. Ketika inti baja digunakan, karena permeabilitas dan induktansinya yang tinggi, arus frekuensi daya hanya mengalir di untaian aluminium. Dalam konduktor ACAR dan AAAC, penampang digunakan lebih baik.
Downloads
References
Prof. Dr. Ir. Hamzah Hilal, MSc. (2008). Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi.Bahan Kuliah Program Pasca Universitas Mercu Buana
Begamudre (2006).Extra High Voltage AC Transmission Engineering, (Third Edition). Foreword; Preface to the Third Edition Preface to the First Edition; Contents; Chapter 1 Introduction to Ehv Ac:
Riwinoto (2012). Eksperimen Komputasi Parallel dalam Perhitungan Matrik Invers
Menggunakan Metoda Eliminasi Gauss Jordan. Jurnal Integrasi, vol. 4, no. 1, 2012, 47-52
Hernawan Sujatmiko (2009). Analisis Kerugian Daya Pada Saluran Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi 500 Kv Di P.T. Pln (Persero) Penyaluran & Pusat Pengaturan Beban (P3b) Jawa Bali Regional Jawa Tengah & Diy Unit Pelayanan Transmisi Semarang. Jurnal Teknik Elektro Vol. 1 No.1 Untirta.ac.id
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Siti Zubaedah , Arlewes Gultom

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





























