Hubungan Status Gizi Ibu dan Jarak Kelahiran dengan Kasus Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1199Keywords:
BBLR, Status Gizi , Jarak KelahiranAbstract
BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) 60-80% berkontribusi pada terjadinya kematian bayi baru lahir dan memiliki risiko 20 kali kematian pada bayi. Indonesia adalah negara diposisi ketiga untuk presentase tertinggi kasus BBLR di dunia yaitu sebesar 11,1% dan menempati posisi kedua untuk kawasan Asean yaitu sebesar 19%, Kasus BBLR di Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2018 ditemukan sebanyak 7% kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi ibu dan jarak kelahiran dengan kasus berat badan lahir rendah (BBLR). Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Observasional Analitik. Sampel sebanyak 104 responden yang dikategorikan menjadi BBLR, BBLSR dan BBLER. Hasil uji Spearmans terdapat hubungan antara status gizi ibu dengan kasus berat badan lahir rendah (BBLR) dengan nilai p = 0.000 (p< 0.05) dan r = 0.099 dan terdapat hubungan antara jarak kelahiran dengan kasus berat badan lahir rendah (BBLR) dengan nilai p = 0.000 (p< 0.05) dan r = 0.296 yang berarti terdapat hubungan antara status gizi ibu dan jarak kelahiran dengan kasus BBLR. Terdapat hubungan antara status gizi ibu dan jarak kelahiran dengan kasus BBLR.
Downloads
References
Almatsier, Sunita., (2011). Gizi dalam daur kehidupan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Christina, Saraswati. (2017). Hubungan Jarak Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kab. Mojekerto. Jombang : Stikes Insan Cendikia Medika.
Depertemen Kesehatan RI. (2018). Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta : Depertemen Kesehatan RI.
Depertemen Kesehatan RI. (2012). Direktorat bina Gizi dan KIA. Jakarta : Depertemen Kesehatan RI
Hartiningrum, I & Fitriyah, N. (2018). Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Biometrika : Vol. 7, No.2.
Idrawati, Siti., & Suratini (2015). Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman. Yogyakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyah.
Indrasari, Nelly. (2012) Faktor Risiko pada Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Jurnal Keperwatan Vulume 8
Indrawati, N.D., & Endriana, S.D. (2012). Hubungan Umur Ibu dan Paritas dengan Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Bersalin Citra Insani. Semarang : 2012:3:77-83 E-Jurnal.
Jayanti, Anggi., Dharmawan, Y., & et al (2016) Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Jumhati, Siti., & Novianti, Dian. (2018) Analisis Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Permata Cibubur-Bekasi. Jakarta : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Vol. 07.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
Khulafa’ur, Lely., & Rhidatul Amnah (2015). Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Gambiran Kota Kediri. Kediri : E-Jurnal Kebidanan.
Kusparlina, E.P. (2016). Hubungan antara Umur dan Status Gizi ibu berdasarkan Ukuran Lingkar Lengan Atas dengan Jenis BBLR. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Volume 7.
Reestiani, Reski., & Arif A,. (2013). Hubungan Umur Paritas Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah. E-Jurnal Obstet:1(1):22-37.
Riskesdas. (2018). Laporan provinsi KALTIM RISKESDAS 2018. Kalimantan Timur: Balitbangkes.
Saraswati, C. (2017). Hubungan Jarak Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo Kab. Mojekerto. Jombang : Stikes.
Sulistyoningsih, H. (2012). Analisis pengetahuan, pola makan, dan status gizi remaja siswa SMP NI SINGAPARNA . Jurnal Kesehatan Bidkesmas Respati , 55-56.
Susilowati & Kuspriyanto. (2016) Gizi dalam daur kehidupan. Bandung : Refika Aditama
Tanri, Y. L. (2017). Pengaruh Status Gizi Ibu Hamil Terhadap Hasil Luaran Bayi. Makassar : Universitas Hasanudin.
Perwiraningtyas, P., Ariani, Lukita & et al. (2020) Analisis Faktor Risiko Tingkat Berat Bayi Lahir Rendah. JNC-Volume 3
World Health Organization. (2016). World Health Statistic 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Mia Aldina, Kurniati Dwi Utami, Sepsina Reski, Saraheni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





























