Improving Mathematical Reasoning Ability with an Integrated Scientific Approach to the Problem Solving Model for Class X Students of Bina Bersaudara Private High School Medan
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjst.v2i1.2741Keywords:
Mathematical Reasoning Ability, Problem Solving Learning Model, Scientific Approach, GeogebraAbstract
This study aims to improve students' mathematical reasoning abilities through the Integrated Problem Solving learning model in a scientific approach with the help of geogebra for class X students of SMA Bina Bersaudara Medan. The subjects in this study were 47 students of X-MIA class at Bina Bersaudara Private High School Medan. From the initial ability test, it was obtained that the average score of students was 2.41 which was included in the low category and 42.55% who completed. After being given action in cycle I and given a mathematical reasoning ability test, it was obtained that the average score of 2.79 students was included in the moderate category (53.19%) who passed. In cycle I, the percentage of completeness of mathematical reasoning had not been achieved, so cycle II was carried out. After being given action in cycle II and given a mathematical reasoning ability test, an average score of 3.03 was obtained in the good category and 87.23% had completed. From cycle I to cycle II, an increase in the average score and the percentage of mathematical reasoning completeness were obtained.
Downloads
References
Abdullah, S.R. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara.
Abdurrahim. (2011). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kompetensi pada Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Madrasah Aliyah Kota Bima.FMIPA UPI. Bandung.
Agustin, R.D. (2016). Kemampuan Penalaran Matematika Mahasiswa Melalui Pendekatan Problem Solving. Jurnal Pedagogia. Vol. 5(2) : 181-185.
Arsefa, D., (2014), Kemampuan Penalaran Matematika Siswa dalam Pembelajaran Penemuan Terbimbing, Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Vol. 1(1) : 170-177.
Ekawati. (2016). Penggunaan Software GeoGebra dan Microsoft Mathematic dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol. 2 (3).
Haerudin, (2014), Pengaruh Pendekatan Scientific Terhadap Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematik dan Kemandirian Belajar, Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Vol. 1(1) : 239-247.
Haryadi, Didik. (2017). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematika dengan Pendekatan Saintifik Terintegrasi Model Numbered Heads Together (NHT). Skripsi. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Herdian. (2010). Kemampuan Penalaran Matematika., dari https://herdy07.wordpress.com/2010/05/27/kemampuan-penalaran- matematis/ [diakses pada tanggal 25 Februari 2022].
Hidayati, I.S. (2020). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematika dengan Pendekatan Scientific Terintegrasi pada Model Problem Solving. Jurnal Intersection, 5(2) : 9-15. doi : https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/intersections.
Hohenwarter, M., et al. 2008. “Teaching and Learning Calculus with Free Dynamic Matgematics Software GeoGebra”.
Hosnan., (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21, Bogor :Ghalia Indonesia.
Johannes, Lubin. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa di Kelas VII SMP Negeri 35 Medan Tahun Ajaran 2012/2013.SKRIPSI UNIMED. Medan.
Kapita,W.J. (2020). Brilian Matematika untuk SMA/MA Kelas X (Kelompok Wajib dan Peminatan). Bandung:PT Grafindo Media Pratama.
Leksono, Jati. W. (2014). Prosiding dari Konvensi Nasional Asosiasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan: Pendekatan Saintifik pada kurikulum 2013 untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Nursyahidah, F., Saputro, B.A., dan Prayito, m. 2016. Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Dalam Belajar Garis dan Sudut Dengan Geogebra. Jurnal Pendidikan Matematika 2(1) : 13.
Pepkin, K.L. (2004). Creative Problem Solving In Math. Houston : University of Houston.
Permendikbud. (2014). http://www.matematrick.com/2014/11/permendikbud- nomor-104-tahun-2014.html [diakses pada tanggal 27 Maret 2022].
Rahadyan, A., Purni, M.H. & Aulia, A.R.A. (2018). Penggunaan Aplikasi Geogebra dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal PKM: Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1): 11-19.
Shadiq. F. (2004). Penalaran, Pemecahan masalah dan komunikasi dalam pembelajaran matematika. Depdiknas Dirjen Dikdasmen PPPG Matematika, Yogyakarta.
Sinaga, B., Sinambela.P.N.J.M., Sitanggang.A.k., Hutapea.T.A., Manulang.S., Sinaga.L.P., & Simanjorang.M.(2017). Matematika (Studi dan Pengajaran). Jakarta: Kemendikbud.
Sulistiawati, S., Suryadi, D., & Fatimah, S. (2015). Desain Didaktis Penalaran Matematis untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SMP pada Luas dan Volume Limas. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 6(2), 135. https://doi.org/10.15294/kreano.v6i2.4833 [diakses pada tanggal 12 Maret 2022].
Sulistyono, D.A.,& Sutarni.S. (2016). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematika DENGAN Pendekatan Scientific Terintegrasi pada Model Problem Solving. Seminar Nasional Pendidikan Matematika.
Sumarmo, U. (2003). Berfikir Matematik Tingkat Tinggi: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan pada Siswa SD dan SM dan Mahasiswa Calon Guru. Makalah disajikan di Seminar Nasional dan Lokakarya, Pada 20-21 Agustus 2003, FKIP Universitas Sriwijaya, Palembang.
Tim BBM. (2015). Big Book Matematika SMA. Jakarta: Cmedia.
Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatof-Profresif. Kencan Prenada Media. Jakarta.
Yusdiana, B.I.,& Hidayat, W. (2018). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMA pada Materi Limit Fungsi. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif. 1(3) : 409-414. doi : https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/jpmi/article/view/657 [diakses pada tanggal 12 Maret 2022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Yosua Tumanggor, Erlinawaty Simanjuntak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





























