Model Komunikasi Lingkungan Berbasis Partisipasi pada Masyarakat Kota Rembang: Studi Kasus Kampanye Kreatif Gerakan Ruang Terbuka Hijau "Mageri Segoro"
DOI:
https://doi.org/10.55927/ijlia.v1i2.16032Keywords:
Kampanye Kreatif, Komunikasi Lingkungan, Mangrove, Ruang Terbuka HijauAbstract
Penelitian ini difokuskan pada penerapan model komunikasi lingkungan berbasis partisipasi dalam
kampanye kreatif Gerakan Ruang Terbuka Hijau Mageri Segoro di Kota Rembang. Gerakan ini diposisikan
sebagai upaya kolektif yang digerakkan untuk melibatkan masyarakat pesisir dalam kegiatan penanaman
serta perawatan mangrove sebagai langkah perlindungan kawasan pantai dari ancaman abrasi. Kajian ini
dilandasi oleh kebutuhan untuk dipahami bagaimana strategi komunikasi yang digunakan mampu
dibangun guna menumbuhkan kesadaran menciptakan keterlibatan publik serta dipertahankan
komitmen masyarakat dalam aksi lingkungan jangka panjang. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui
studi kasus pada aktivitas Mageri Segoro. Data dikumpulkan melalui observasi dokumentasi kampanye
serta penelusuran informasi dari sumber resmi pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kampanye kreatif yang dirancang melalui ajakan publik kegiatan lapangan serta penguatan pesan
berbasis jejaring komunitas telah mampu ditingkatkan partisipasi warga secara nyata. Partisipasi
tersebut tidak hanya ditunjukkan pada tahap penanaman mangrove tetapi juga diperlihatkan melalui
kesediaan masyarakat dalam melakukan perawatan secara berkelanjutan. Secara keseluruhan ditegaskan
bahwa komunikasi lingkungan yang bersifat partisipatif telah berperan penting dalam dibangunnya
gerakan kolektif serta didorongnya masyarakat untuk diposisikan sebagai agen pelestarian ruang terbuka
hijau di wilayah pesisir.



