Evaluasi Kualitas Komunikasi Petugas Layanan Kesehatan Puskesmas di Kota Serang sebagai Upaya Peningkatan Kepuasan Pasien
DOI:
https://doi.org/10.55927/ijlia.v2i1.16131Keywords:
Kepuasan Pasien, Komunikasi Persuasif, Kualitas, Pelayanan, PuskesmasAbstract
Pelayanan kesehatan primer seperti Puskesmas memegang peran penting dalam memberikan layanan publik
yang berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat dan terjangkau. Komunikasi
kesehatan menjadi elemen utama yang menentukan keberhasilan interaksi antara petugas dan pasien karena
berpengaruh langsung terhadap pemahaman pasien mengenai kondisi kesehatan mereka. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kualitas strategi komunikasi persuasif yang diterapkan petugas kesehatan di
Puskesmas Singandaru Kota Serang, Banten, serta dampaknya terhadap kepuasan pasien. Penelitian
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 12 orang, terdiri dari pasien
dan petugas kesehatan berusia 20–35 tahun. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi
langsung, kemudian dianalisis untuk memahami bagaimana pesan kesehatan disampaikan, diterima, dan
diinterpretasikan oleh pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif diterapkan melalui
strategi verbal, nonverbal, dan penyesuaian pesan sesuai karakteristik pasien. Efektivitas komunikasi
dipengaruhi oleh kemampuan interpersonal petugas, karakteristik pasien, media komunikasi, dan konteks
pelayanan. Dampaknya terlihat pada peningkatan kepuasan, kepercayaan, dan kepatuhan pasien terhadap
prosedur kesehatan, serta persepsi positif terhadap kualitas pelayanan publik. Strategi komunikasi yang
adaptif dan edukatif juga membangun hubungan interpersonal yang lebih baik, meminimalkan miskomunikasi,
dan memperkuat citra Puskesmas di mata pasien. Dengan ini, penerapan strategi komunikasi kesehatan
berperan signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di Puskesmas.



