Antioxidant Activity of DPPH Method on Stone Banana Flour with Blanching Drying and Temperature Treatment
DOI:
https://doi.org/10.55927/ijsmr.v1i11.7065Keywords:
Antioxidant, Ares, Stone Banana, FlourAbstract
Stone banana is a type of banana that has seeds in the fruit. Ares is a young banana stem. Banana stems called ares, located on the inside of banana stems. The objective of this research was to identify the antioxidant capabilities of stone banana fields as they are dried and heated with a UV-Vis spectrophotometer. The results showed that stone banana ares flour has very weak antioxidant activity. It's characterized by an IC50 value of over 500 ppm, which can be interpreted as having a low activity or potential as an antioxidant. The solar drying method and blanching temperature of 85 °C obtained the smallest IC50 average value of 42,429.90 ppm with a very weak category
Downloads
References
Adawiyah, Sukandar, D., & Muawanah, A. 2015. Aktivitas antioksidan dan kandungan komponen bioaktif sari buah namnam. Jurnal Penelitian dan Pengembangan. 1(2): 130-136.
Afrianto, E., Liviawaty, E., Suhara, O., & Hamdani, H. 2014. Pengaruh suhu dan lama blansing terhadap penurunan kesegaran filet tagih selama penyimpanan pada suhu rendah. Jurnal Akuatika. 5(1): 45–54.
Aini, H., Salam, A., Syam, A., Amir, S., & Virani, D. 2021. Kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan cookies berbasis tepung jewawut (Foxtail millet). The Journal of Indonesia Community Nutrition. 10(2): 186-193.
Ananta, VYPAG. 2020. Potensi batang pisang (Musa Pardisiaca L.) dalam penyembuhan luka bakar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 11(1): 334-340.
Artanti, NA., & Lisnasari, R. 2018. Uji aktivitas antioksidan ekstrak ethanol daun family solanum menggunakan methanol reduksi radikal bebas DPPH. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research. 3(02): 62-69.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2018. Produksi Tanaman Pisang Seluruh Provinsi. Diakses dari www.bps.go.id
Bentelu, NER., Rawung, D., & Nurali, N.J.E. 2023 Aktivitas antioksidan snack bar tepung komposit pisang goroho (Musa acuminate) tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dan kacang hijau (Vigna radiata). Jurnal Agroteknologi Terapan. 4(1): 101-110.
Borborah, K., Borthakur, SK., & Tanti, B. 2016. Musa balbisiana Colla taxonomy traditional knowledge and economic potentialities of the plant in assam India. Indian Journal of Traditional Knowledge. 15(1): 116–120.
Burda, & Oleszek, W. 2001. Antioxidant and antiradical activities of flavonoid. Journal Agric Food Chem. 49(6): 2774-2779.
Dhamayanti, N., Tiwow, AMV., & Nuryanti, S. 2018. Penentuan kadar protein dan karbohidrat pada limbah batang pohon pisang kapok (Musa Paradisiaca Normalis). Jurnal Akademika Kimia. 7(4): 168-172.
Dharma, MA., Nocianitri, KA., & Yusasrini, NLA. 2020. Pengaruh metode pengeringan simplisia terhadap kapasitas antioksidan wedang uwuh. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA). 9(1): 88-95.
Dungir, SG., Katja, DG., & Kamu, VS. (2012). Aktivitas antioksidan ekstrak fenolik dari kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.). Jurnal MIPA UNSRAT. 1(1): 11-15.
Halisa, N. 2021. Pengaruh penggunaan tepung pisang (Musa paradisiaca) dan lama fermentasi terhadap sifat fisikokimia roti utti [Skripsi]. Makasar: Fakultas Pertanian. Universitas Hasanuddin.
Hamka, & Geroda, PZ. 2017. Pengaruh lama perendaman dan perbedaan metode pengeringan pada pembuatan tepung ampas kelapa (Cocos nucifera L.). Beletin Loupp. 14(02): 1–5.
Handayani, FU., Putra, AB., Endayani, SA., Narwastu, DR., & Sanjaya, F. 2023. Limbah pisang (Musa acuminata Cavendish Subgroup) sebagai sumber eco-feed ternak ruminansia di Provinsi Lampung potensi dan kandungan nutrien. Jurnal Ilmu Perternakan Terpadu. 11(2):106-120.
Hariyadi, T. 2018. Pengaruh suhu operasi terhadap penentuan karakteristik pengeringan busa sari buah tomat menggunakan tray dryer. Jurnal Rekayasa Proses. 12(2): 104-113.
Harnowo, W. 2008. Standar Gizi pangan Pokok. Swadaya Utama. Jakarta.
Hasanah, Al, F., Annisa, G., Jannah, R., Yolanda DS., Warahmah, S., & Adlini, NM. 2022. Sosialisasi pemanfaatan batang pisang sebagai keripik untuk membangkitkan ekonomi masyarakat pesisir pantai Desa Kota Pari, Kecamatan Patai Cermin, Kabupaten Serdang Berdagai. Jurnal Pengabdian Masyarakat: 5(6): 2274–2284.
Hermayudha, E., Izzati, M., & Saptiningsih, E. 2013. Uji total glukosa dan aktivitas antioksidan beberapa produk pangan fungsional berbahan dasar ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) var ayamurasaki. Jurnal Biologi. 2(2): 37-44.
Jami’ah, ST., Ifaya, M., Pusmarani, J., & Nurhikma, E. 2018. Uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol kulit pisang raja (Musa paradisiaca sapientum) dengan metode DPPH (2,2- Difenil-1-Pikrilhidrazil). Jurnal Pharmacon Indonesia. 4(1): 33-38.
Khaerunnisya, N., & Rahmawat, E. 2019. Pengaruh metode blanching pada proses pengeringan cabai. Journal of Food and Culinary. 2(1): 27–32.
Kurniawati, FI., & Sutoyo, S. 2021. Riview artikel: potensi bunga tanaman sukun (Artocarpus altilis [park. I] fosberg) as natural antioxidant. Journal of Chemistry. 10(1): 1-11.
Kusumadati, W., Muliansyah., Ernawati, H., Chotimah, CN., & Barliano. 2021. Pengaruh NaHCO3 dan metode blanching terhadap karakteristik tepung kalakai (Stenochlaena palustris). Proseding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah. 6(1): 1–7.
Laga, A., Budyghifari, L., Sukendar, NK., & Muhpidah. 2021. Efektivitas lama dan metode blansir terhadap kadar antosianin dan aktivitas antioksidan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.). Jurnal Mutu Pangan. 8 (2): 105-112.
Liaudanskas, M., Viskelis, P., Raudonis, R., Kviklys, D., Uselis, N., & Janulis, V. 2014. Phenolic composition and antioxidant activity of malus domestica leaves. The Scientific World Journal. 1- 10.
Margianti, SY., & Su’udi, D. 2020. Pemanfaatan limbah ares pohon pisang menjadi manisan ares pisang. Jurnal Viabel Pertanian. 14(2): 64–72.
Muktisari, DR., & Hartati, KF. 2018. Analisis aktivitas antioksidan pada beras hitam dan tepung beras hitam. Food Science and Technology Journal. 1(1): 20-27.
Musita, N. 2012. Kajian karakteristik gula cair fruktooligosakarida dari pisang batu. Preceding SNSMAIP. 3(3): 464–469.
Nugroho, DMK., Supartono, & Harjono. 2018. Isolasi senyawa bioaktif batang pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) sebagai bahan baku antibakteri. Indonesia Journal of Chemical Science. 5(3): 206-210.
Nurbaya, RS., & Estiasih, T. 2013. Pemanfaatan talas berdaging umbi kuning (Colocasia esculenta (L.) Schott) dalam pembuatan cookies. Jurnal Pangan Dan Agroindustri. 1(1): 46–55.
Nurhaeni, F., Yuliana, P., & Fitriasari, A. 2019. Skrining fitokimia dan uji antioksidan pelepah batang pisang dan bunga pisang kapok (Musa acuminatae, L.). Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika. 4: 29-35.
Nurrani, L. 2012. Pemanfaatan batang pisang (musa sp.) sebagai bahan baku papan serat dengan perlakuan termo-mekanis. Jurnal Penelitian Hasil Hutan. 30(1): 1–9.
Pratiwi, RA., Yusran, Islawati, & Artati. 2023. Analisis kadar antioksidan pada ekstrak daun binahong hijau Anredera cordifolia (Ten.) Steenis. Jurnal Biologi Makassar. 8(2): 66-74.
Raharjo, I., & Andaka, G. 2020. Pengambilan zat antimicrobial saponin dari batang pisang (Musa Acuminata) dengan pelarut methanol. Jurnal Inovasi Proses. 5(1): 17-21.
Risdianti, D., Murad, M., & Mahardhian DPG. 2016. Kajian pengeringan jahe (Zingiber Officinale Rosc) berdasarkan perubahan geometrik dan warna menggunakan metode image analysis. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem. 4(2): 275–284.
Rukmana, VZ, & Saidi AI. 2021. Pengaruh berbagai perlakuan blansing dan suhu pengeringan terhadap karakteristik organoleptic tepung tangkai daun sawi (Brassica juncea). Procedia of Engineering and Life Science. 1(1): 1-4.
Shalaby, EA., & Shanab, SMM. 2013. Comparison of DPPH and ABTS assays for determining the antioxidant potential of water and methanol extracts of spirulina platensis. Indian Journal of Geo-Marine Sciences. 42(5): 556-564.
Saleh, MRE., & Yusnaini. 2022. Model hubungan antara pengeringan oven terhadap nilai kapasitansi, kadar air, dan rendemen biji pala (Myristica Fragrans Houtt). Prosiding The 13th Industrial Research Workshop and National Seminar. 13(01): 25–31.
Saragih, B. 2013. Analisis mutu tepung bonggol pisang dari berbagai varietas dan umur panen yang berbeda. Jurnal TIBBS Teknologi Industri Boga Dan Busana. 9(1): 22–29.
Sayuti, K. & Yenrina, R. 2015. Antioksidan Alami dan Sintetik. Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI). Padang.
Sembiring, S. 2017. Penggunaan Tepung Bonggol Pisang Kepok Hasil Fermentasi Dengan Saccharomyces Cerevisiae Dan Aspergillus Niger Sebagai Pakan Dan Implikasinya Terhadap Kecernaan Nutrien Dan Performan Ternak Babi Fase Grower. [Thesis]. Malang: Fakutas Peternakan. Universitas Brawijaya.
Singapurwa, N.M.A.S., Nursini, N.W., Kusumaningsih, P., Candra, I P., Semariyani, A.A.M. 2023. Article Review the Potential of Banana Stems as a Source of Prebiotic. International Journal of Scientific Multidisciplinary Research (IJSMR). 1(7): 803-812.
Sudaryati, E., & Nurmaini. 2023. Pelatihan pemanfaatan teknologi penepungan sebagai upaya kreatif dalam peningkatan keterampilan Kelompok Kerja PKK Di Kelurahan Pangkalan Masyhur. JurnalPengabdian Masyarakat. 2(3): 14–18.
Suma, PF., & Urooj, A. 2012., Antioxidant activity of extracts from foxtail millet (Setaria italica). J. Food Sci. Technol. 49(4): 500–504.
Widarta, RWI., & Wiadnyani, SIAA. 2019. Pengaruh metode pengeringan terhadap aktivitas antioksidan daun alpukat. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 8(3): 80–85.
Widyasanti, A., Pratiwi, NAR., & Nurjanah, S. 2018. Pengaruh proses blanching dan suhu pengeringan terhadap karakteristik leder buah (fruit leather) terong belanda (Chyphomandra betaceae sendt). Jurnal Pangan Dan Gizi. 8(2): 105–118.
Wulansari, A.N. (2018). Alternatif cantigi ungu (Vaccinium varingiaefolium) sebagai antioksidan alami: review. Farmaka. 16(2): 419-429.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ni Wayan Yulia Andriani, Ni Made Ayu Suardani Singapurwa, A.A. Made Semariyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















