Pengelolaan Destinasi Wisata Kuliner dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Suranadi
DOI:
https://doi.org/10.55927/jfbd.v1i3.1335Keywords:
Manajemen, Destinasi Wisata Kuliner, Pariwisata Bekelanjutan, Struktur Pariwisata, Pengelolaan PariwisataAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan destinasi wisata kuliner dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Desa Suranadi. Data dianalisis dengan metode kualitatif yang diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan dikaji dengan teori manajemen Luther Gulick. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan sebagai berikut: Pertama, struktur dan kerangka pengelolaan destinasi wisata kuliner di Desa Suranadi. Kedua, keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengelolaan destinasi wisata kuliner di Desa Suranadi berjalan baik. Ketiga, Pengelolaan tekanan dan perubahan destinasi wisata kuliner di Desa Suranadi.
Downloads
References
Arifin, A. P. M. Z (2018). Pengelolaan Destinasi Wisata Yang Berkelanjutan Dengan Sistem Indikator Pariwisata. Diunduh dari: books.google.com
Artana, I. M., & Suardana, I. K. (2022). Representasi Pemberitaan Kompas.Com Tentang Destinasi Wisata Mandalika. Communicare, 31-40.
Amdi. N. 2021. Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Pariwisata Di Kabupaten Bulukumba. Universitas Hasanuddin.
Bugin, B, 2013. Metodologi Penelitian Sosial & Ekonomi: Format-Format Kuantitatif Dan Kualitatif Untuk Studi Sosiologi, Kebijakan, Public, Komunikasi Dan Kualitatif Untuk Studi, Sosiologi, Kebijakan Public, Komunikasi,
Manajemen Dan Pemasaran Edisi Pertama. Jakarta: kencana prenada media group.
Dharta F.Y, 2021. R Kusumaningrum-pengabdian masyarakat. Diunduh dari: ojs.unanda.ac.id
Fasyehhudin M, 2021. Yustisia Tirtayasa: Jurnal Tugas Akhir. Diunduh dari: jurnal.untirta.ac.id
Fikri, Pane. 2019. Kajian Destinasi Wisata Halal Kota Medan Dalam Persepsi Pemasaran Wisata. Jurnal Manajemen Tools, 11 (1).
Giri Menang (Suara NTB),15 Jan 2017. https://www.suarantb.com Diakses 28 maret 2022, pukul: 12.52.
Gulick L. 2015.Bab Ii Kajian Pustaka, Kerangka Pemikiran Dan Manajemen. Diunduh dari: http://repository.unpas.ac.id.
Gautama B.P, (2020). AK Yuliawati – Kepada Masyarakat. Diunduh dari: ejurnal.unma.ac.id
Husaini, U. 2009. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta : BumiAksara.
Harmaen H. 2020. Skripsi Pengembangan Informasi Kawasan Wisata. Diunduh dari: http://repository.ummat.ac.id.
Handoko, 2018. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Manajemen. Diunduh dari: http://eprints.unpam.ac.id.
Hardiyanti M, 2022. A Diamantina – Jurnal Komunikasi Hukum. Diunduh dari: ejournal.undiksha.ac.id
Inskeep, E. 1991. Toursim Planning. New York:Van Nostrand Reinhold.
Junaidi H. Y. D. 2021. Jurnal Tekno Global. Diunduh dari: scholar.google.co.id.
Juwana, 2009. Manajemen Pengembangan Wisata Kuliner. Diunduh dari: https://core.ac.uk.
J. Moleong, Lexy. 2014. Metode Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2022). kelola. Retrieved from Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): https://kbbi.web.id/kelola
Karyoto, 2016. Dasar-dasar Manajemen. Teori, Definisi dan Konsep. Yogyakarta: Andi
Kotler, 2010. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Pariwisata. Diunduh dari: http://e-journal.uajy.ac.id.
Mohn, A. 2005. Arti Relavan dan Relavansi. Maret 25, 202. Hal 1 (satu). www.freedomsiana.id.
Miles, M. B. & Huberman, M. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Miftah E. F. 2019. Kajian Destinasi Wisata Halal Kota Medan Dalam Persepsi Pemasaran Wisata. Diunduh dari: journal.pacabudi.ac.id
Moningka, Suprayitno. 2019. Identifikasi Awal Tujuan Wisata Di Provinsi Silawesi Utara Bagi Kajian Manajemen Pariwisata. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas 3.
Nazaki, Afrizal. 2007. Peran Pemerintah Kabupaten Butan Dalam Meningkatkan Kemampuan Desa Terhadap Pengelolaan Kewenangan. Jurnal Selat, 5 (1), 8-14.
Peraturan Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan . (n.d.).
Pradana, G. Y. (2019). Sosiologi Pariwisata. Denpasar: STPBI Press.
Prasetyo, Arifin. 2018. Pengelolaan Destinasi Wisata Yang Berkelanjutan Dengan Sistem Indicator Pariwisata.
Pitana, I. G dan Diarta S. K. I. 2009. Pengantar ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andhi.
Ruslan R, 2016. Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi: Konsepsi dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.
Reiny – d’Traveler. 2011. Pukul 15.21 WIB. Detik travel. Rahma, B. (2020). Tata Kelola Destinasi Wisata. Yogyakarata: PT Kansius.
Sunaryo, A.N. 2019. Seminar Nasional Inovasi dalam Penelitian Sains, Teknologi dan Humaniora-InoBali.
Sukandarrumidi 2002. Metodologi penelitian, Yogyakarta: Gadjah Mada Uni Univercity Press.
Sugiyono 2016, Metode Penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D, Bandung: Civi Alfabetta.
Sugiono, 2009, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.
Sulistiadi, Y., Edyuno, F., & Hasibuan, B. (2017). Pariwisata Berkelanjutan: Pengelolaan Destinasi Wisata Berbasis Masyarakat. Bandar Lampung: AURA.
Suprayitno, O. M. H. 2019. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas. Diunduh dari: iptek.its.ac.id
Sutaguna, T. N. I. 2017. Pengembangan Pengelolaan Tape Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Desa Wisata Bongkasa Pertiwi Abiansemal Bandung.
Tom M.C. I, 2021. 10 TIPS MANAJEMEN SEDERHANA BISNIS KULINER. Diunduhdari: https://id.linkedin.com.
Warpani, P. (2017). Pariwisata dalam tata ruang wilayah. ITB. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Yulianti, Junaidi. 2021. Evaluasi Manajemen Tata Ruang Wisata Dan Tata Ruang Terbuka Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisata Dan Pada Kota Palembang. Jurnal Tekno Global 10 (2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Putu Dewi Kartini Ciptari , I Gede Jaya Satria Wibawa, I Ketut Putu Suardana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















