Tanjung Siambang Community Collective Awareness of Mangroves

Authors

  • Delsy Arya Putri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Siti Arieta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Riana Septiani Hairi Yayasan Carbon Ethics Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55927/mudima.v3i2.2026

Keywords:

Mangrove, Awareness, Tanjung Siambang Community

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosistem laut paling produktif di Bumi, menyediakan peluang habitat unik bagi banyak spesies dan barang serta jasa penting bagi manusia. Kesadaran masyarakat di wilayah Tanjung Siambang terhadap ekosistem mangrove menjadi faktor penting dalam perencanaan strategi keberlanjutannya. Peningkatan kesadaran dari masyarakat sangat dibutuhkan dan berguna dalam pengelolaan mangrove yang berkelanjutan. Untuk meningkatkan kesadaran dari masyarakat Tanjung Siambang diperlukan pemberian informasi oleh pihak penyelenggara program-program yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesadaran dari masyarakat terhadap hutan mangrove di Tanjung Siambang, Dompak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan dilakukan social mapping, wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Emile Durkheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran dan partisipasi masyarakat masih kurang menyadari terhadap pengelolaan mangrove. Dilihat dan diteliti ada sebagian masyarakat yang menebang seperti untuk menjadikan objek wisata. Dari hasil penelitian mengenai kesadaran masyarakat juga dapat dijelaskan bahwa masyarakat tau pentingnya keberadaan eksositem mangrove, namun masih kurang  paham mengenai arti penting bagi kehidupan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Seperti hal pemanfaatan dan penyuluhan dan pengelolaan keberadaan hutan mangrove.  Masyarakat pun memahami bahwa perlu ada peraturan baik di kampung maupun di daerah untuk menjaga kelestarian mangrove

References

Nanlohy, H., Bambang, A. N., Ambaryanto, A., & Hutabarat, S. (2014). Analisis Persepsi Masyarakat terhadap Pengelolaan Kawasan Mangrove Teluk Kotania. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 2(1), 89-98.

Iswandaru, D., & Febryano, I. G. (2021). Persepsi Masyarakat Pesisir Kota Bandar Lampung Terhadap Hutan Mangrove. Journal of Tropical Marine Science, 4(1), 40-48.

Mulyadi, E., Hendriyanto, O., & Fitriani, N. (2010). Konservasi hutan mangrove sebagai ekowisata. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 2(1), 11-18.

Nanlohy, L. H., & Masniar, M. (2020). Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(1), 1-4.

Amin, A. M., Irawat, M. H., Rohman, F., & Syamsuri, I. (2016). Sosialisasi pengelolaan hutan mangrove berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kesadaran siswa dan masyarakat akan dampak alih fungsi lahan mangrove (studi kasus di Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan). In Prosiding Seminar Nasional Biologi (pp. 330-338).

Yuliani, S., & Herminasari, N. S. (2017). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan Mangrove di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan, 6(2), 42-53.

Schaduw, J. N. W. (2015). Keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove Pulau Mantehage, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi, 2(2), 60-70.

Widiastuti, M. D., Ruata, N., & Arifin, T. (2018). Pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove di pesisir Laut Arafura Kabupaten Merauke. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 13(1), 111-123

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Delsy Arya Putri, Siti Arieta, & Riana Septiani Hairi. (2023). Tanjung Siambang Community Collective Awareness of Mangroves. Jurnal Multidisiplin Madani, 3(2), 404–415. https://doi.org/10.55927/mudima.v3i2.2026