Comparison of Low Birth Weight Incidence Between the Program and Non-Program of the First 1000 Days of Life

Authors

  • Muhammad Yusuf Izzati Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar
  • Andi Tihardimanto Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar
  • Najamuddin Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.55927/mudima.v3i5.3665

Keywords:

BBLR, 1000 Rights, Pregnant Women, Makassar

Abstract

Currently, Indonesia is facing a challenge regarding the issue of low birth weight (LBW) infants, including in South Sulawesi, which contributes to infant mortality. Data shows an increasing incidence of LBW in South Sulawesi from 2.94% in 2013 to 8.13% in 2015. This article also discusses the First 1000 Days of Life (HPK) program as an effort to improve maternal and child health in Indonesia. The research conducted is a descriptive survey using a cross-sectional study design. The research sample consists of pregnant mothers who participate in the First 1000 Days of Life program and those who do not participate in the program in the city of Makassar. The objective of this study is to determine the incidence of LBW among program participants and non-participants of the First 1000 Days of Life program at PSPD UINAM in the city of Makassar. Research findings: The incidence of LBW among active program participants is lower, with a total of 1 (4%) out of 26 infants, compared to a higher incidence of LBW among non-program participants, with a total of 8 infants (31%) out of 26 infants. Conclusion: The incidence of LBW in the city of Makassar is higher among pregnant mothers who do not participate in the program compared to those who do participate

References

Abdullah,dkk. 2013. Kondisi Fisik, Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan Ibu, dan Lama Pemberian ASI Secara Penuh. Unhas : FKM

Arda Darmi. 2015. Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Di Ruangan PNC RSUD Kota Makassar. JIK.SH: 2(1). Diakses Pada 23 Juli 2019 (Hartiningrum, I. 2018).

Barrett Ke, Barman Sm, Boitano S, Brooks H. Ganong’s. 2015. Review Of Medical Physiology. 25th Edition. Jakarta: Mcgraw Hill Professional.

Benson, Ralph C dan Martin L Pernoll. 2013. Buku Saku Obsetri dan Ginekologi. Jakarta : EGC,

Chalid, Maisuri. 2016. Gambaran Umum Program 1000 Hari Awal kehidupan. Makassar : UIN Alauddin

Dinkes Kota Makassar. 2016 "Profil Kesehatan Kota Makassar", Jakarta : Kementerian Republik Indonesia

Dinkes. 2014 "Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan 2014", Jakarta : Kementerian Republik Indonesia

Dinkes. 2016 "Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan 2015" Jakarta : Kementerian Republik Indonesia

Ernawati, Aeda. 2018. Hubungan Usia dan Status Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Kurang Energi Kronis pada Ibu Hamil : Pati

Fajriana Amima, Annas Buanasita, 2018. Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Kecamatan Semampir Surabaya. Media Gizi Indonesia: 13(1). Diakses Pada 23 Juli 2019 (Smitten, J, 2011).

Fitrayeni, dkk. 2015. Penyebab Rendahnya Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas : 10 (1),

Hartiningrum Indri, Nurul Fitriyah , 2018. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 – 2016. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan: 7(2)

Hasdianah, H. R, et al. 2013. Pemanfaatan Gizi, Diet, dan Obesitas. Yogyakarta; Nuha Medika.

Inderawati, dkk. 2015. Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman. Yogyakarta

Ika Susilowati, Anjarwati. 2010. "Hubungan Berat Bayi Lahir Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Senopati Bantul"

Kementerian Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia. 2013. Kerangka Kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan. Jakarta

Kementerian Kesehatan RI. Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan Rujukan. Kementerian Kesehatan RI, 2013.

Kemenkes RI. 2014. Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI: Situasi Kesehatan Ibu. Jakarta: Pusdatin Kemenkes RI.

Kemenkes. 2016 "Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016". Jakarta : Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Agama. 2015. Terjemahan Alqur’an Departemen Agama Republik Indonesia. Bandung: CV Darus Sunnah.

Latifah, Lulu. 2017. "Hubungan Antara Bayi Berat Lahir Rendah Dengan Kejadian Ikterus Di Rumah Sakit Umum Daerah Soreang"

Markenson JA. 2004. An In-Depth Overview of Osteoarthritis for Physician. Vol. 9, No.2 : 41-50.

Marlenywati, dkk. 2015. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kejadian BBLR di RSUD DR.Soedarso Pontianak. Pontianak : UMP

Mastiningsih, Putu. 2017. Rest Placenta Pada Ibu Nifas P1A1 6 Jam Post Partum di Ruang Bersalin RSUD Wangaya. Jurnal Dunia Kesehatan : 5 (2)

Mulyana, Hilman. 2017. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Keteraturan ANC Ibu Hamil Aterm Yang Mengalami Hipertensi. Jurnal Keperawatan BSI : 5 (2),

Murray Rk, Granner Dk, Rodwell Vw. 2015. Biokimia Harper. 27th Edition. . London: Mcgraw Hill Company.

Ningrum, Fatma Setya. 2006. Analisis Hubungan Fungsi Manajemen Oleh Tenaga Pelaksana Gizi Dengan Tingkat Keberhasilan Program Pemberian Makanan Tambahan pada Balita Gizi Buruk di Puskesmas Kabupaten Tegal. Semarang : UNDIP

Nurmadinisia, Rahmi. 2012. Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan pada Ibu Hamil Kekurangan Energi kronik di Kota Depok. Jakarta : UIN Jakarta

Nursusila, Ruslan M., La Ode Ali I. A. 2017. Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.

Pranoto Heni Hirawati, Hapsari Hindayanti. 2018. Efektivitas Metode Kantong Plastik Dalam Pencegahan Hipotermi Pada BBLR Di Kabupaten Semarang. Indonesian Journal Of Midwivery: 1(1). Diakses Pada 14 April 2019 (Prawirohardjo, S. 2008).

Pratama, dkk. 2017.Pengaruh Edukasi Gerakan 1000 HPK Terhadap Perbaikan Pola Makan Ibu Hamil Risti di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Semarang : UNDIP

Prawirohardjo Sarwono. 2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Proverawati Atika Dan Cahyo Ismawati. 2010. Berat Badan Lahir Rendah. Yogyakarta: Nuha Media.

Puspita, Ndaru. 2018. "Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah Terhadap Kejadian Ikterus Neonatorum Di Sidoarjo"

Puspita, dkk. 2019.Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Ibu Prahamil dan Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan Dengan Berat Badan Lahir Bayi di RSUD DR M. Soewandhie Surabaya. Surabaya : FK UIM

Putri AR, Muqsith A. 2015. Hubungan Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil dengan Berat Badan Bayi di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara dan Rumah Sakit Tk IV IM.07.01 Lhokseumawe Tahun 2015. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh. Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh.

Rahim. Rosdiana. 2019. "Buku Pedoman Mahasiswa 1 1000 Hari Pertama Kehidupan PSPD UIN Alauddin Makassar". Makassar : Prodi Pendidikan Dokter

Rakhmi Rafie, Ambar Nopiyanti. 2016. "Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah Terhadap Ikterusneonatorum Pada Neonatus Di Ruang Perinatologi Rsud Karawang Provinsi Jawa Barat"

Reisa Maulidya Tazami, Mustarim, Shalahudden Syah. 2013. "Gambaran Faktor Risiko Ikterus Neonatorum Pada Neonatus Di Ruang Perinatologi Rsud Raden Mattaher Jambi"

Rachmawati, Ayu Indah, dkk. 2017. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil. Majority : 7 (1),

Saputra, Reza Gusni. 2016. "Perbedaan Kejadian Ikterus Neonatorum Antara Bayi Prematur Dan Bayi Cukup Bulan Pada Bayi Dengan Berat Lahir Rendah Di Rs Pku Muhammadiyah Surakarta"

Sumarmi, Sri. 2017. Tinjauan Kritis Multi Mikronutrien Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Surabaya : UNAIR

Supariasa, I. N. 2016. Penilaian Status gizi. Jakarta: EGC.

Supariasa, et al. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Kedokteran EGC. Hal 113

Septa Wira, Darmawan MTS. 2011. Faktor Resiko Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2010. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia: 3(8). Diakses Pada 14 April 2019

Susilowati Enny, Dkk. 2016. Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Pada Neonatus Yang Dirawat Di RSUP Prof. R. D. Kandous Periode Januari 2015 – Juli 2016. Jurnal E-Clinic: 4(2). Diakses Pada 23 Juli 2019 (Anggraini. 2014).

Tang, A.M., et al. 2016. Determining a Global Mid-Upper Arm Circumference Cutoff to Assess Malnutrition in Pregnant Women. Washington, DC: FHI 360/Food and Nutrition Technical Assistance III Project (FANTA).

Quraish, Syihab. (2002). Tafsir Al-Misbah vulome 11. Jakarta : Lentera Hati.

Quraish, Syihab. (2010). Tafsir Al-Misbah vulome 7. Jakarta : Lentera Hati.

Downloads

Published

2023-05-30

How to Cite

Muhammad Yusuf Izzati, Andi Tihardimanto, & Najamuddin. (2023). Comparison of Low Birth Weight Incidence Between the Program and Non-Program of the First 1000 Days of Life. Jurnal Multidisiplin Madani, 3(5), 1024–1033. https://doi.org/10.55927/mudima.v3i5.3665

Issue

Section

Articles