The Role of Catechetics in Countering the Spread of Agnosticism in the Information Age

Authors

  • John Ronaldo Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung
  • Yanto Paulus Hermanto Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung
  • Andrew Jordan Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung
  • Fajar Sentosa Pradika Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung
  • Karolin Ferdianto Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung

DOI:

https://doi.org/10.55927/sospolbud.v5i1.15975

Keywords:

Catechesis, Agnosticism, Contextual, Information Era, Congregation

Abstract

The Christian community still lacks adequate knowledge in terms of literacy and in filtering social media, making them easily influenced by hoaxes. The spread of information is also suspected to compromise Christian values and even foster an attitude of indifference toward divinity. This research employs a qualitative method by reviewing literature and scholarly works that discuss the role of Catechetics and the impact of Agnosticism in the Information Era. Agnostics are generally less interested in supernatural matters such as spiritual experiences and worship rituals, but rather prioritize personal needs and ideas that are logically acceptable. The Church faces increasing demands to deliver the message of God’s Word in a contextual and refreshing manner that addresses the needs and struggles of today’s believers. Catechetics, therefore, must play a vital role in providing learning that transforms one’s worldview into a Christ-centered perspective.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andreas, Panggabean. (2024). Data statistik penggunaan media sosial masyarakat Indonesia tahun 2024. Radio Republik Indonesia. Jember.

Asnawati, A., Kanedi, I., Utami, F. H., Mirna, M., & Asmar, S. (2023). Penggunaan literasi digital dalam dunia pendidikan di zaman 5.0. Jurnal Dehasen Untuk Negeri, 2(1), 67–72.

Browning. (2007). Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Carey, J. (2018). Spiritual, but not religious?: On the nature of spirituality and its relation to religion. International Journal for Philosophy of Religion, 83(3), 261–269.

Damayanti, C. (2022). Manusia, pengetahuan, filsafat, dan teknologi: Sebuah kajian, manfaat, dan sumbangan bagi hidup manusia. Studia Philosophica et Theologica, 22(2), 204–229.

Wihardja, D. A., & Hermanto, Y. P. (2025). Peran keluarga mencegah Generasi Z terpapar faham agnostik. Sepakat: Jurnal Pastoral Kateketik, 11(1), 1–18.

Dawkins, R. (2013). The God delusion. Depok: Banana.

Efendi, V. P. W. A. (2021). Literature review hubungan penggunaan gawai terhadap aktivitas fisik remaja. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9, 17–26.

Habibah, F., Astrid, & Irwansyah. (2021). Era masyarakat informasi sebagai dampak media baru. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Bisnis, 3(2), 350–363.

Gustin, E., Firmansyah, M. A., & Perdana, D. D. (2024). Echo chamber pada interaksi komentar di akun Instagram @turnbackhoaxid dalam konteks post-truth. Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 16(2), 262–283.

Hermanto, Y. P., Aulia, N. J., Banjarnahor, D., Pumpente, G., & Tari, I. S. (2023). Gereja di Indonesia menghadapi tantangan masa depan berkaitan dengan gerakan religious pluralism. Jurnal Teologi Cultivation, 7(1), 199–213.

Humphrey, E., & Sharma, R. S. (1978). Encyclopedia international. Columbia: Lexicon.

Hutahaean, R., Tambunan, R. K., & Aritonang, O. V. F. (2025). Strategi pembinaan iman warga gereja dalam menghadapi tantangan zaman modern. Pediaqu, 4(3), 4725–4741.

Ibrahim, M. M. (2021). Penganut agnostik di Indonesia (kajian konstitusi). Sapientia et Virtus, 5(1), 21–54.

Putri, J. A., et al. (2022). Iran–Israel saling serang harga minyak mentah merangkak naik dampaknya terhadap ekonomi RI. Jurnal Riset Ilmiah, 1(1), 15–18.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur. (2025). Teknologi: “Sahabat atau seteru” dalam perspektif iman Kristen.

Keren, F., Wong, G., & Paulus, Y. (2025). Penerapan metode kateketika sebagai strategi untuk memotivasi peningkatan kunjungan pastoral oleh pengerja gereja. 14(1), 31–43.

Kristeno, M. R., & Tarihoran, E. (2024). Katekese digital: Cara gereja menghadapi tantangan komunikasi iman di era digital. Vocat, 4(1), 106–116.

Manurung, V. (2024). Dekalog dalam praktik katekisasi sebagai pedoman bagi Generasi Z di era digital. Collecta: Journal of Theology and Christian Tradition, 1(1), 25–48.

Mufrida, I. E. (2024). Orang Indonesia paling sering habiskan waktu untuk main sosial media. GoodStats.

Newman, J. R., & Barclay, M. (2014). Kamus Yunani–Indonesia untuk Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Poidevin, R. L. (2021). Agnostisisme: Sebuah pengantar singkat. Yogyakarta: IRCISOD.

Purwatamashakti, I. G. N. A., & Indriana, Y. (2020). Pengalaman menjadi agnostik di Indonesia: Sebuah pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Jurnal EMPATI, 9(4), 313–319.

Quack, J., & Schuh, C. (2017). Religious indifference: New perspectives from studies on secularization and nonreligion.

Ginting, R. (2020). Kemampuan literasi media pada era informasi digital di kalangan mahasiswa Kota Medan. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 3(1).

Rangga. (2024). Jenis, persebaran, dan bahaya hoaks.

Febriansyah, R. (2025). Dampak kemajuan teknologi informasi dan komunikasi terhadap nilai-nilai budaya. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 3(1), 1–10.

Salurante, T. (2021). Wawasan dunia Kristen dan panggilan gereja: Arah gereja modern bermisi. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 5(1), 16.

Stepanus, Y., & Ranogin, L. T. (2024). Doktrin Allah/Proper. 2(10), 1424–1430.

Stevanus, K. (2020). Apologetika: Benarkah Yesus itu Tuhan. Yogyakarta: ANDI.

Suwandi, Z. A. (2024). Sekularisasi: Salah satu ancaman bagi kehidupan beragama di Indonesia. Tamaddun: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora, 2(2), 105–111.

Tamukun, A. Y. L., Labatar, D., & Bria, Z. (2024). Peran katekese pastoral dalam membangun iman dan karakter di era modern. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 4(1), 1–119.

Tarihoran, E. (2022). Katekese kaum muda berbasis internet: Membangun interaksi dalam perjumpaan dengan sesama di era digital. Dalam Dunia Digital dan Generasi Milenial, 37–43.

Yanto, A. (2024). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan di era Generasi Z (Gen Z). Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 9757–9766.

Published

2026-01-31

How to Cite

Ronaldo, J., Hermanto, Y. P. ., Jordan, A. ., Pradika, F. S. ., & Ferdianto, K. (2026). The Role of Catechetics in Countering the Spread of Agnosticism in the Information Age. Jurnal Sosial, Politik Dan Budaya (SOSPOLBUD), 5(1), 27–40. https://doi.org/10.55927/sospolbud.v5i1.15975