The Effect of Number of Tourist Visits and Tourism Object Retribution on Local Revenue (Case Study: Tourism, Youth and Sports Office of Tasikmalaya Regency)
DOI:
https://doi.org/10.55927/fintech.v1i2.3838Keywords:
Number of Tourist Visits, Tourism Object Retribution, Regional Original RevenueAbstract
This research aims to determine the influence of the number of tourist visits and tourist object retribution on Local Revenue (PAD) in the Department of Tourism, Youth, and Sports of Tasikmalaya Regency. This research is conducted because the development of the tourism sector is one way to increase PAD and encourage regional economic development. The research method that can be used to test the influence of the number of tourist visits and torusit object retribution on PAD in Tasikmalaya Regency is quantitative method. The population in this research was 15 data on tourist objects consisting of 3 managers, namely those managed by the Department of Tourism, Youth, and Sports, those in cooperation with the Department of Tourism, Youth, and Sports, and those managed by other parties. The sampling method used is purposive sampling, only those who meet the criteria are used as samples. The results showed that the number of tourist visits and tourist object retribution had a positive and significant effect on Local Revenue (PAD). This shows that tourist visits and tourist object retribution are important factors that can increase PAD in tourist destinations.
Downloads
References
Anggoro, D.D. (2017). Pajak daerah dan retribusi daerah. Malang: UB Press.
Bagyon . (2017). Pariwisata dan perhotelan. Bandung: Alfabeta.
Bong Soeseno. Dkk (2019). Manajemen risiko, Kritis, dan Bencana untuk industri pariwisata yang berkelanjutan. Jakarta: PT Gramerdia Pustaka Utama.
Domai Tjahjanulin. (2010). Manajemen Keuangan Publik . Malang: ,UB Press.
Ghozali,Imam .H (2011). Aplikasi Multivariate dengan Program IBM SPSS 19 .Semarang: Undip.
Halim, Abdul dan Muhamad syam, K . (2014)Akuntansi sektor publik Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.
Harahap Syafri. S. (2013) Teori Akuntansi. Jakarta: PT Raja GraindoPpersada.
Jusup Haryono.AL. (2011) Dasar-Dasar Akuntansi .Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.
Komang Aryagus Wiguna ,I ketut Jati .”Pengaruh Pajak Daera , Retribusi Daerah, dan Lain-Lain PAD yang sah Terhadap Kinerja Keuangan Daerah.” E-Jurnal Akuntansi I Vol 28 No 1.Halaman 1 -28.
Ni Made Marita, Ketut Alit Suardana.” Pengaruh Pajak Daerah Pada Pendapatan Asli Daerah Di Kota Denpasar.” E- jurnal Akuntansi Univesitas Udayana. Vol 14 No 1. Halaman 53-65.
Ni Wayan Ayu Fenni puspitasari “Pengaruh Penerapan Tarif Daya Tarik Wisata, Penerimaan Retribusi Tempat Rekreasi Dan Olahraga, Dan Pajak Restoran Terhadap PAD Kabupaten Bangli”. Jurnal Akuntasi Profesi . Vol 4 No 1 . Halaman 13-24.
Peraturan Pemerintah No 58 Tahun 2005 Tentang pengeloaan keuangan daerah, lingkup keuangan daerah
Sugiyono. (2012). Metode penelitian Pendidikan . Bandung: Alfabeta.
Supriadi Bambang dan Nanny R ( 2017). Perencanaan dan pengembangan Destinasi Pariwisata. Malang: Univesitas Negri Malang.
Surjarweni, V Wiratna. (2019). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Pustaka Baru press.
The Ishak, dan Arief Sugiono (2015). Akuntansi Informasi dalam pengambilan keputusan Jakarta: PT Grasindo.
Undang-Undang Republik Indonesia No 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan
Undang-Undang Republik Indonesia No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah
Undang-Undang Republik Indonesia No 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah
Undang-Undang Republik Indonesia No 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah
Waluyo (2011) . Perpajakan Indonesia. Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Wisnawa, Made 1 dkk .(2019). Manajemen pemasaan pariwisata Model Brand Loyalty pengembangan potensi wisata di kawasan pedesaan. Yogyakarta : CV Budi Utama .
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Heidi Siddiqa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















