Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Karakteristik Berpikir Siswa dengan Menggunakan Model Pembelejaran Problem Based Learning
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjas.v1i4.1326Keywords:
Kemampuan Pemecahan Masalah, PBL, Karakteristik Cara BerpikirAbstract
Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari karakteristik berpikir siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning di SMP Negeri 6 Gunungsitoli. Karakteristik cara berpikir peserta didik terbagi atas 4 (empat) tipe yaitu Sekuensial Konkret, Sekuensial Abstrak, Acak Konkret, dan Acak Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket karakteristik cara berpikir, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika siswa berbeda-beda. Kemampuan pemecahan masalah siswa dengan karakteristik cara berfikir tipe sekuensial konkret (SK) dan Sekuensial Abstrak (SA) sudah mampu menyelesaikan soal pemecahan masalah sesuai dengan indikator pemecahan masalah, sedangkan siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe AK Dan AA belum mampu menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan baik. Pada hasil analisis hasil lembar jawaban siswa terdapat perubahan yang cukup segnifikan yang terdapat pada 3 orang siswa yang proses pengerjaan jawabannya berbeda dengan proses cara berpikir yang dimiliki oleh siswa. Hal tersebut disebabkan oleh Model pembelajaran yang digunakan dan hasil angket yang keliru.
Downloads
References
Abdullah, 2014. Pembelajaran Saintifik Untuk Implementsi Kurikulum 2013. Jakarta; Bumi Aksara
Aprianti, dkk, 2020. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas Viii Berdasarkan Gaya Belajar Siswa.jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, Volume 11, No. 3, September 2020, ISSN 2086-6356 (Print) ISSN 2614-3674 (Online)http://journal.ummat.ac.id/index.php/paedagoria
BSNP. 2006. Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP.
Danar, Mardiyana, Sri Subanti. 2015. Analisis Proses Berfikir Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah Polya Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional Siswa Kelas VIII SMP Al Azhar Syifa Budi Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, Volume 3, No 2 , ISSN:2339-1685http://jurnal.fkip.uns.ac.id
Daryanto, dkk. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta : Gava Media
Depdiknas. 2006. Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum
Depdiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Republik Indonesia tentang standar isi dan standar kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah (Permen No. 22, tahun 2006). Jakarta: Depdiknas.
DePorter, B. & M. Hernacki. 2008. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.
Erman, Suherman. 2014. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Universitas Indonesia.
Fannya, Isra, Jannah, Panjaitan, 2018. Analisis Kemempuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Siswa Melalui Pembelajaran Student Teams Achievement Devision (STAD) di Kelas VIII MTs
Al Jamiyatul WashliyahTembung T.A 2017/2018, Skripsi, Fakultas Ilmu Terbiyah Dan Keguruan Universitas Negeri Sumatera Utara Medan,18.
Isrok’atun, Amelia, Rosmala, 2018. Model-model Pembelajaran Matematika, Jakarta;Bumi Aksara.
Isroil, Ahmad, dkk. 2017. “Profil Berpikir Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Matematika” dalam Jurnal Review Pembelajaran Matematika. Vol. 2, Nomor 2 (Hal.93-105).http://jrpm.uinsby.ac.id/index.php/jrpm/article/view/34
Lestanti, Isnarto, Supriyono. 2016. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau Dari Karakteristik Cara Berfikir Siswa Dalam Model Problem Based Learning. Unnes Journal of Mathematics Education. Volume 5, No 1, ISSN:2252-6927http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme
Moleong, L.J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rosdakarya.
Mulyono, Abdurrahman. 2012. Anak Berkesulitan Belajar; Teori, Diagnosis, dan remediasinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Nana Hasanah, dkk 2013.“Analisis Proses Berfikir Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Extrovert – Introvert Dan Gender”Jurnal Pembelajaran Matematika. PPs Universitas Sebelas Maret Surakarta. Vol. 1, No,4.
Permendikbud No. 24 Tahun 2016. Tentang Kompetensi inti dan Kompetensi dasar Pada pelajaran Kurikulum 2013 pada pendidkan dasar dan menengah
Rina, dkk 2021. Proses Berpikir Dalam Memecahkan Masalah Matematis ditinjau dari Kemampuan Matematika Siswa Kelas VII Mts.N 4 Enrekang. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 10, No. 3, E-ISSN:2541-2906
Runtukahu, dkk. 2014. Pembelajaran Matematika Dasar Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Yogyakarta :Arr – Ruzz Media.
Shoimin Aris, 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013, Yogyakarta; Arr – Ruzz Media.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kualitatif,ALFABETA; Bandung
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung:Alfabeta
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Widyaningrum, A. Z. (2016). Analisis Kesulitan Siswa dalam Mengerjakan Soal Cerita Matematika Materi Aritmatika Sosial Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2015/2016. Iqra Vol 1 No. 2 November, 169-189
Yarmayani Ayu, 2016. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas XI MIPA SMP Negeri 1 Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Dikdaya, Volume 6, No 2, April 2020, ISSN:2088-5857(Print) ISSN:2580-7468(Online) http://dx.doi.org/10.33087/dikdaya.v612.9
Yusuf Hartono. 2014. Matematika; Strategi Pemecahan Masalah. Yogyakart
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Feroniska Hia, Sadiana Lase, Ramaeli Lase

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






















