Kreativitas Komunikasi pada Komunitas Zombie dalam Pelestarian Budaya Etnis Saluan di Kecamatan Nambo Kabupaten Banggai
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjas.v1i2.817Keywords:
Kreativitas, Komunikasi, Komunitas Zombie, Budaya Etnis SaluanAbstract
Warisan budaya etnis local Saluan yang saat ini masih eksis adalah permainan tradisional dan Tarian Umapos. Dalam rangka melestarikan keberadaan budaya local ini, kemudian muncul inisiatif dari para pemuda di wilayah Kecamatan Nambo untuk membentuk komunitas zombie. Komunitas zombie merupakan komunitas untuk melestarikan budaya local seperti Umapos (tari penyambutan tamu terhormat), Gambus Saluan, Karambangan Saluan dan pemainan tradisional Saluan. Kesadaran untuk melestarikan budaya lokal tradisional juga berusaha merevitalisasi nilai tradisi yang diyakini ada nilai-nilai luhur di balik makna budaya local yang ada. Metode penelitian dengan menggunakan deskriptif kualitatif secara sistematis menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang ditemukan kemudian dijabarkan ke dalam unit-unit, serta memilih mana data yang akan di pelajari, serta membuat kesimpulan sehingga dapat dipahami. Dari hasil yang ditemukan bahwa kreativitas komunikasi pada komunitas zombie dalam pelestarian budaya etnis saluan dilakukan efektif untuk melestarikan budaya etnis Saluan.
Downloads
References
Agus, H. (2012). Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
AIMANG, H. (2018). PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA PENGAWAS SEKOLAH. JURNAL PENDIDIKAN GLASSER, 1(1). https://doi.org/10.32529/glasser.v1i1.6
Alo Liliweri, M. (2013). Dasar - Dasar Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Alwasilah, C. A. (1993). Teori Linguistik Beberapa Madhab dan Dikotomi. Bandung: Angkasa.
Anas Sudijono. (2013). Pengantar evaluasi peendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Hal. 272.
Cartwright dan Cartwright dalam Suharsaputra. (2012). Metode Penelitian “Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. Bandung: Refika Aditama. Hal. 209.
Edy Sedyawati. (2008). Budaya Indonesia (Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Effendy, O. U. (2013). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Fisher, B. A. (1986). Teori-teori komunikasi. Bandung: CV. Remadja Karya.
Fiske, J. (2012). Pengantar Ilmu Komunikasi edisi 3 cetakan 4 .di terjemahkan Hapsari Winiayingtyas. Jakarta : Rajawali Press.
Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Irawan, S. (2000). Metode Penelitian Sosial. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, cetakan ke-36. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Mulyana, D. (2012). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Patton, M. Q. (2006). Metode Evaluasi Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ranjabar, J. (2015). Perubahan sosial Teori-teori dan proses perubahan sosial serta teori pembangunan. Bandung alfabeta.
Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami Mundandar. (2012). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Falimu, Siti Rahma Kaso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






















