Analysis of the Social, Economic, and Ecological Impact of Mining Activities of PT. Gag Nickel on Society and Coral Reef Ecosystem in Gag Island, Raja Ampat District

Authors

  • Muhamad Ali Ulat Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang
  • Handayani Handayani Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Anjar Mulya PT. Gag Nikel
  • Hendra Poltak Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
  • Ismail Ismail Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjmr.v3i10.11612

Keywords:

Mining, Social Impact, Economy, Ecology, Coral Reefs

Abstract

This study analyses the social, economic, and ecological impact of PT. Gag Nickel mining activities on the society and coral reef ecosystem in Gag Island, Raja Ampat district. The data was obtained through in-depth interviews, observations, and questionnaires distributed to employees of PT. Gag Nikel and the surrounding community. The results of the research show that the presence of P.T. Gag Nikel has improved the income and well-being of the local population, with the majority of the population working as employees of the company. However, mining activities also cause damage to coral reef ecosystems, including soil erosion, sedimentation, and marine water pollution. In conclusion, in order to better sustainability, increased commitment of companies in managing environmental impacts and public involvement in decision-making related to mining activities is required. This research provides important insights for mining companies and other stakeholders in managing the impact of mining activities sustainably.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agil, A. P. (2019). Aktivitas Kerja Penambanan Emas (Studi Kasus: Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat). Universitas Andalas.

Anggariani, D., Sahar, S., & Sayful, M. (2020). Tambang pasir dan dampak sosial ekonomi masyarakat di pesisir pantai. SIGn Journal of Social Science, 1(1), 15–29.

Arofat, G. (2019). Manajemen stockpile dalam meningkatkan keefektifan dan keteraturan stockpile PT Gag Nikel. Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI, 1(1), 159–166.

BARBIER, E. (1987). Theconcept of sustainable economic development. Environmental Conservation, 14(2), 101–110.

Berkes, F., COLDING, J., & FOLKE, C. (2015). Social-Ecological Systems. Coasts for People: Interdisciplinary Approaches to Coastal and Marine Resource Management.

BPS. (2022). Statistik Indonesia 2022. Katalog BPS.

Demmallino, E. B., Ibrahim, T., & Karim, A. (2018). Petani di tengah tambang: studi fenomenologi efek implementasi kebijakan terhadap kehidupan petani di Morowali (Studi kasus pada Kawasan Lingkar Tambang, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah). JSEP, 14(2).

Depkes, R. I. (2009). Klasifikasi umur menurut kategori. Ditjen Yankes.

Fitriyanti, R. (2016). Pertambangan Batubara: Dampak Lingkungan, Sosial Dan Ekonomi. Jurnal Redoks, 1(1).

Hastanti, B. W., & Triantoro, R. G. N. (2012). Kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat sekitar kawasan konservasi: studi kasus di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 1(2), 149–164.

Insan, J., Munir, S., & Zaenal, Z. (2020). Kajian Produksi Pengiriman Bijih Nikel untuk Mencapai Target Produksi 1.500. 000 Ton Per Tahun di PT GAG Nikel, Desa Waigeo, Kecamatan Waigeo Barat, Kabupaten Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat [Universitas Islam Bandung]. In Universitas Islam Bandung. http://repository.unisba.ac.id/handle/123456789/30422

Listyani, S., & Hariyanto, B. (2018). Dampak Industri Pertambangan Industri Pertambangan Minyak Bumi Terhadap Perubahan Struktur Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Swara Bhumi, V(6), 78–84.

Nurlaila, N., & Soetarto, E. (2017). Dampak Aktivitas Produksi Tambang Semen Tonasa terhadap Perubahan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 1(1), 81–96.

Purwanto, R. D. (2015). Dampak sosial ekonomi dan lingkungan penambangan batubara illegal di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Universitas Sriwijaya.

Putri, D., Raemon, R., & Laxmi, L. (2022). Dinamika Sosial Ekonomi Masyarakat Yang Tinggal di Sekitar Kawasan Pertambangan. KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, 6(2), 297–312.

Raden, I. (2010). Kajian dampak penambangan batu bara terhadap pengembangan posial ekonomi dan lingkungan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri.

Ramadhan, A., Lindawati, L., & Kurniasari, N. (2017). Nilai ekonomi ekosistem terumbu karang di Kabupaten Wakatobi. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 11(2), 133–146.

Sugiyono, P. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). In Bandung: Alfabeta (Vol. 28, Issue 1). Alfabeta.

Walker, B., Holling, C. S., Carpenter, S. R., & Kinzig, A. (2004). Resilience, adaptability and transformability in social–ecological systems. Ecology and Society, 9(2).

Zitri, I. (2024). Karekteristik Masyarakat Pesisir Pada Kawasan Pertambangan Emas Di Kecamatan Maluk Sumbawa Barat. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(01), 42–49.

Downloads

Published

2024-10-23

How to Cite

Ulat, M. A., Handayani, H., Mulya, A., Poltak, H., & Ismail, I. (2024). Analysis of the Social, Economic, and Ecological Impact of Mining Activities of PT. Gag Nickel on Society and Coral Reef Ecosystem in Gag Island, Raja Ampat District. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 3(10), 3731–3746. https://doi.org/10.55927/fjmr.v3i10.11612