Pendekatan Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Mitigasi Bencana Abrasi Pantai di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar

Authors

  • Firdaus Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Multazam Mustadjab Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Diva Auliya Yuniar Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Ayu Ariani Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjsr.v1i3.994

Keywords:

Disaster Mitigation, Abrasion, Local Wisdom, North Galesong

Abstract

Local wisdom has a good way to preserve the environment that has not been the focus of disaster mitigation, especially in coastal areas. The purpose of this study was to determine the approach of local community wisdom in mitigating coastal abrasion in North Galesong District, Takalar Regency. This research method uses a qualitative descriptive analysis method based on the results of field observations and interviews with communities affected by abrasion. Local wisdom approaches in mitigating coastal abrasion disasters in the long term are Appanaung Rije'ne, Siri' na Pacce Festival, Mappalette Bola, Kasipalli and Appadekko so that the community is involved and aware of the dangers of disasters that will occur. Local wisdom of the community needs to be the main capital in building the civilization of a city and region that is more resilient in the face of natural disasters

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abda, M. K. (2019). Mitigasi Bencana Terhadap Abrasi Pantai Di Kuala Leugekecamatan Aceh Timur. Jurnal Samudra Geografi, 02(01), 1–4.

Akhmad K.A. (2015). Pemanfaatan Media Sosial bagi Pengembangan Pemasaran UMKM (Studi Deskriptif Kualitatif pada Distro di Kota Surakarta). Jurnal Duta.Com, 9(1), 43–54.

Ali, N., & Sinilele, A. (2019). Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Pulau Dan Laut Di Pulau Bonetambu Sulawesi Selatan. Hasanuddin Journal Of Sociology, 1(2), 101–115.

Bappeda Kab. Takalar. (2013). Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Takalar Tahun 2013–2032. Pemerintah Kab. Takalar.

BPBD Provinsi Sulawesi Selatan. (2015). Identifikasi Kawasan Rawan Bencana Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dewi I.K, Y. I. (2016). Mitigasi Bencana Pada Masyarakat Tradisional Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Di Kampung Naga Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(1), 129–135. https://doi.org/10.22146/jml.18782

Findayani A, N. J. U., Khoirul Anwar. (2020). Kearifan Lokal Dan Mitigasi Bencana Masyarakat Pantai Selatan Kabupaten Cilacap. Journal of Indonesian History, 9(1), 28–37. https://doi.org/10.15294/jih.v9i1.41023

Herlin, A. N., Wahida, Moch. Andry W. W. Mamonto. (2020). Eksplorasi Nilai-Nilai Sipakatau Sipakainge Sipakalebbi Bugis Makassar Dalam Upaya Pencegahan Sikap Intoleransi. Alauddin Law Development Journal (ALDEV), 2(3), 284–292.

Iskandar H, A. H. T. (2020). Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 1(3), 223–242.

Meilanny B.S, A. B., Ivan Darmawan. (2018). Mekanisme Masyarakat Lokal Dalam Mengenali Bencana Di Kabupaten Garut. Share: Social Work Jurnal, 8(2), 142–149. https://doi.org/10.24198/share.v8i2.18885

Mutmainah. (2017). Tradisi Appaddekko Di Desa Sampulungan Kecatamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar [Skripsi, UIN Alauddin Makassar]. http://opac.fah.uin-alauddin.ac.id/index.php?p=show_detail&id=8252&keywords=

Pananrangi A.I. (2017). Pemanfaatan Lahan Kawasan Pesisir Galesong Berbasis Analisis Resiko Bencana Abrasi. Jurnal Plano Madani, 4(2), 22–31.

Ruswandi, A. S., Syafri Mangkuprawira, Etty Riani, Priyadi Kardono. (2008). Identifikasi Potensi Bencana Alam dan Upaya Mitigasi yang Paling Sesuai Diterapkan di Pesisir Indramayu dan Ciamis. Jurnal Riset Geologi Dan Pertambangan,18(2),1–19. http://dx.doi.org/10.14203/risetgeotam2008.v18.12

Sulaiman A, A. S., Zamdial Ta’alidin. (2020). Kerentanan Kawasan Pesisir Kecamatan Air Napal Dan Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. NATURALIS – Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.31186/naturalis.9.1.12072

Wahyuningsih, D. S., E. M., Theresia Retno Wulan, Wiwin Ambarwulan, Mega Dharma Putra, Farid Ibrahim, Zheni Setyaningsih, Anggara Setyabawana Putra. (2016). Efektivitas Upaya Mitigasi Abrasi Berbasis Ekosistem di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Kelautan, 255–260.

Warisanbudaya.kemdikbud.go.id. (2018). Appanaung Ri Jeqneq, Upacara Laut MasyarakatSulawesiSelatan.Kumparan.Com. https://kumparan.com/potongan-nostalgia/appanaung-ri-jeqnequpacara-laut-masyarakat-sulawesi-selatan/full

Z Pinto. (2015). Kajian Perilaku Masyarakat Pesisir yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan (Studi Kasus di Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY). Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 3(3), 163–174. https://doi.org/10.14710/jwl.3.3.163-174

Downloads

Published

2022-08-30

How to Cite

Firdaus, Multazam Mustadjab, Diva Auliya Yuniar, & Ayu Ariani. (2022). Pendekatan Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Mitigasi Bencana Abrasi Pantai di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar . Formosa Journal of Sustainable Research, 1(3), 397–408. https://doi.org/10.55927/fjsr.v1i3.994

Issue

Section

Articles