Kerukunan Hidup antar Umat Beragama dan Implikasinya pada Ketahanan Wilayah (Studi di Padukuhan Jatisari, Playen, Gunungkidul, DIY)
DOI:
https://doi.org/10.55927/ijaea.v1i1.870Keywords:
Kerukunan, Agama, Ketahanan WilayahAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang kerukunan hidup antar umat beragama dan implikasinya pada ketahanan wilayah (studi di Padukuhan Jatisari, Playen, Gunungkidul, DIY) dengan tujuan, yaitu: Menganalisis kerukunan hidup antar umat beragama dan mengkaji implikasinya terhadap ketahanan wilayah. Pelaksanaan Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan, yakni: 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerukunan hidup antar umat beragama pada kategori semi semu karena interpretasi yang terbatas dan tertutup terhadap kerukunan sebagai suatu teks yang membicarakan fakta dan peraturan (bukan makna dan nilai) yang mengalami perkembangan sehingga mempengaruhi ketahanan wilayah yang masih dalam keadaan belum stabil, karena dialog antar umat beragama belum menjadi suatu pembahasan yang mana hal ini akan menentukan kerukunan itu sampai ke pengamalan masing-masing individu untuk mencegah potensi konflik kedepannya terutama faktor ekternal harus dikaji ulang dengan cermat.
Downloads
References
Andini, Agus Putri. 2018. “Bentuk Komuniksi Sosial Masyarakat Muskim Dan Non Muslim Dalam Membangun Kerukunan Antar Umat Beragama Di Desa Huta Padang Kec. Bandar Pasir Mandoge Kab. Asahan.” Sripsi Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Uin Sumatera Utara.
St. Hardianti. 2021. “Peran Tokoh Agama Dalam Penanaman Sikap Moderasi Beragama Pasa General Millenial Di Borong Kepala Kab. Bantaeng.” 1–86.
Ishak, M. S. B. 2019. “Kerukunan Antar Umat Beragama Di Pulau Pinang (Studi Kasus Di Seberang Perai Tengah).” Skripsi.
M. Idris, Wahyu Ziaulhaq. 2022. “Model Komunikasi Penyuluh Agama Islam Dalam Memperkokoh Kualitas Pengetahuan Pemuda Yang Majemuk Melalui Pendekatan Humanis Di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat.” 1(1):16–22.
Masturaini. 2021. “Penanaman Nilai Nilai Moderasi Beragama Di Pondok Pesantren (Studi Pondok Pesantren Shohifatusshofa Nw Rawamangun Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara).” Pascasarjana Iain Palopo (April):5–24.
Mukzizatin, Siti. 2020. “Kompetensi Penyuluh Agama Islam Dalam Memelihara Harmoni Kerukunan Umat Beragama Di Jakarta Selatan.” Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan 8(1):458–75. Doi: 10.36052/Andragogi.V8i1.113.
Nisa, Muria Khusnun, Ahmad Yani, Andika Andika, Eka Mulyo Yunus, And Yusuf Rahman. 2021. “Moderasi Beragama: Landasan Moderasi Dalam Tradisi Berbagai Agama Dan Implementasi Di Era Disrupsi Digital.” Jurnal Riset Agama 1(3):79–96. Doi: 10.15575/Jra.V1i3.15100.
Ns, Habibur Rohman. 2021. “Upaya Membentuk Sikap Moderasi Beragama Mahasiswa Di Upt Ma’had Al-Jami’ah Uin Raden Intan Lampung.” Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Uin Raden Intan Lampung 13.
Sari, Anjeli Aliya Purnama. 2012. “Penerapan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Pada Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Agama Islam.”
Susanto, Agus. 2022. “Eran Penyuluh Agama Islam Dalam Membangun Moderasi Beragama Berbasis Literasi Di Era Media Baru 5.0 Di Kabupaten Majalengka The.” 9(1):47–56.
Wiyanti, Retno. 2019. “Kerukunan Antarumat Beragama Di Desa Gebangsari Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen Skripsi.” Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 wahyuziaulhaq wahyuziaulhaq, Azan Pranoto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
























