Analysis of Bukit Menoreh Durian Fruit as a Culinary Tourism Potential in Kokap District

Authors

  • Vicki Dwi Purnomo Universitas Widya Mataram Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijar.v1i1.2931

Keywords:

Bukit Menoreh, Durian Fruit, Kokap

Abstract

The potential for durian culinary tourism in Bukit Menoreh, Kokap District, Kulon Progo Regency. But in its development it still has many obstacles, both internal and external constraints. The purpose of this study is to analyze the level of feasibility of developing culinary tourism. The research method used is a descriptive research method. The population and research sample are individuals who are in institutions related to the development of the Kokap sub-district. The sampling technique in this study was purposive sampling and quota sampling by taking 1 key informant from each developer agency. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation and questionnaires. The conclusion from this study is that Kokap District has the potential to be developed as an educational tourism object and the constraints experienced by its development can be minimized.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agistiyana, Deni Dwi., Apik Budi Santoso dan Moch. Arifien. 2016. ‘Pengaruh Pendekatan Outdoor Learning Berbasis Eco-Edutainment terhadap Hasil Belajar Geografi Materi Pelestarian Lingkungan Hidup Siswa Kelas XI IPS SMA N I Kutasari Purbalingga Tahun Ajaran 2015/2016’. Artikel Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Ahmadian, Maryam dan Asnarulkhadi Abu Samah. 2013. ‘Educational Tourism in Malaysia: Implications for Community Development Practice’. dalam Asian Social Science; Vol. 9, No. 11; 2013, Hal: 18-23.

Andini, Nurulitha. 2013. ‘Pengorganisasian Komunitas dalam Pengembangan Agro wisata di Desa Wisata Studi Kasus: Desa Wisata Kembangarum, Kabupaten Sleman’. Dalam Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 24 No. 3, Desember 2013, hal.173 – 188.

Arida, I Nyoman Sukma dan Aurilia Hansi Yanita Ada. 2016. ‘Pengembangan Potensi Ekowisata di Desa Liang Ndara Kabupaten Manggarai Barat’. Dalam Jurnal Destinasi Pariwisata Vol. 4 No 2, Hal: 103-108.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Edisi Revisi VI. Jakarta: PT RINEKA CIPTA

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus. 2017. Kecamatan Dawe dalam Angka 2017. Kudus: BPS Kabupaten Kudus.

-----. 2017. Kabupaten Kudus dalam Angka 2017. Kudus: BPS Kabupaten Kudus.

Baiquni, M., Chafid Fandeli, Made Heny Urmila Dewi. 2013. ‘Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali’. Dalam Jurnal Kawistara Vol.3. Hal 129-13.

Damardjati, R.S,. 2001. Istilah-Istilah Dunia Pariwisata. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Dillon, J., Rickinson, M., Teamey, K. & Morris, M. 2006. The value of outdoor learning: evidence from research in the UK and elsewhere. Dalam jurnal School Science Review. 87. Hal. 107–112.

Ginting, Irena Astria., Pindi Patana dan Rahmawaty. 2012. ‘Penilaian dan Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam di Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit’. Dalam Jurnal IPI USU Medan hal. 74-81.

Hariyanto. 2011. ‘Pengembangan Obyek Wisata Candi Gedongsongo sebagai Laboraturium IPS Terpadu’. Dalam Jurnal Geografi Volume 8 No. 2, Hal: 126-134.

Hartini, Kansih Sri., Agus Purwoko, dan Mhd. Rizky Azhari Nasution. 2015. Analisis Potensi dan Strategi Pengembangan Wisata Alam Air Terjun Silimalima di Kabupaten Tapanuli Selatan. Artikel Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Hayani, Siti dan Apik Budi Santoso. 2015. ‘Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Outdoor Study pada Mata Pelajaran Geografi Materi Lingkungan Hidup Kelas XI-IPS di SMA Negeri Se-Kabupaten Pekalongan’. Dalam Jurnal Edu Geography Vol.3 (8) (2015). Hal 27-33.

Hermawan, Soesilo Zauhar dan Fandy Kurniawan. 2015.’ Kemitraan Pengelolaan Sektor Pariwisata (Studi Pada Tirta Wisata Kabupaten Jombang)’. Dalam Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol 1, No.1. Hal. 47-55.

Indrayati, Ariyani dan Wahyu Setyaningsih. 2017. ‘Mengungkap Potensi Kabupaten Rembang sebagai Geowisata dan Laboratorium Lapangan Geografi’. Dalam Jurnal Geografi Volume 14 No. 1, Hal. 1-17.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pengertian Kendala. https://kbbi.web.id/kendala (25 Februari 2018)

Ma’rif, Syamsul dan Prasetyo Adi Suryo Wibowo. 2014. ‘Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus’. Dalam Jurnal Wilayah dan Lingkungan Volume 2 Nomor 3, Hal: 245-256.

Malihah, Elly dan Heri Puspito Diyah Setiyorini. 2014. Tourism Education and Edu-Tourism Development: Sustainable Tourism Development Perspective in Education. Dalam International Seminar on Tourism (ISOT), Bandung 27 - 28 October 2014 – “Eco-Resort and Destination Sustainability: Planning, Impact, and Development”.

Margono, S. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: RINEKA CIPTA

Manggala, Yusuf dan Moch. Mustam. 2014. ‘Analisis Faktor - Faktor dalam Partisipasi Masyarakat pada Pembangunan Desa Wisata Genting Kabupaten Semarang’. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNDIP.

Mastika, I Ketut. 2018. ‘Pengembangan Ekowisata Berwawasan Kearifan Lokal di Wilayah Eks Karesidenan Besuki, Jawa Timur’. Dalam JUMPA Volume 4 Nomor 2. Hal: 240 – 252.

Mattu, Leanne McIver. 2016. Farm visits: interdisciplinary outdoor learning for primary school pupils and Scotland’s Curriculum for Excellence. PhD thesis : University of Glasgow.

Mu’milah, Amaliyah dan Moch. Arifien. 2015. ‘Studi Komparasi tentang Pembelajaran menggunakan Metode Outdoor Study dengan Metode Konvensional Bermediakan Slide Power Point Materi Lingkungan Hidup Siswa Kelas XI IIS SMA Negeri 01 Kersana Tahun 2014/2015’. Dalam Edu Geography 3 (8) (2015). Hal. 60-65.

Muzha, Vianda Kushardianti, Heru Ribawanto dan Minto Hadi. 2015. ‘Pengembangan Agrowisata dengan Pendekatan Community Based Tourism (Studi pada Dinas Pariwisata Kota Batu dan Kusuma Agrowisata Batu)’. Dalam Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol 1, No.3, hal. 135- 141.

P. Smeds, E. Jeronen & S. Kurppa. 2015. ‘Farm Education and the Value of Learning in an Authentic Learning Environment’. Dalam International Journal of Environmental & Science Education, 2015, 10 (3), hal. 381- 404.

Prasetya, Arik, Djamhur Hamid dan Septiofera Eresus Prabowo. 2016. ‘Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi pada Desa Pujonkidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang)’. Dalam Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 33 No. 2 Hal. 18-24.

Prastanti, Aji Novia. 2015. ‘Pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai Objek Wisata Edukatif di Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati’. Artikel Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Purnawan, Ni Luh Ramaswati dan I Putu Sudana. 2012. “Wisata Edukasi Budaya Bali”. Dalam Majalah Aplikasi Ipteks Ngayah, 3 (4), 2012, Hal: 51-57.

Rangkuti, F. 2015. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Cetakan Keduapuluh lima. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Ristyanto, Arshad Reza. 2016. ‘Pendidikan Sadar Wisata untuk Masyarakat di Sekitar Obyek Wisata Air Terjun Sri Getuk Desa Bleberan Playen Kabupaten Gunungkidul’. Dalam Jurnal Kebijakan Pendidikan Edisi 3 Vol. V, Hal: 266-278.

Rudiarto, Iwan dan Dhayita Rukti Tanaya. 2014. ‘Potensi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang’. Dalam Jurnal Teknik PWK Volume 3 Nomor 1, Hal: 71-81.

Rustam, Suparjo dan Apik Budi Santoso. 2015. ‘Penerapan Metode Outdoor Study pada Pembelajaran Geografi Kelas X IPS MA Al Bidayah Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Tahun 2014/2015’. Dalam Edu Geography Vol.3 (8), Hal: 72-79.

Saefudin, Ahmad, Apik Budi Santoso dan Eva Banowati. 2018. ‘Analisis Kesesuaian dan Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Pandansari Kabupaten Brebes’. Artikel Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Sahidun. 2015. ‘Peran Serta Masyarakat Klidang Lor dalam Upaya Pelestarian Lingkungan Objek Wisata Pantai Sigandu Kabupaten Batang (Tinjauan Tingkat Pendidikan)’. Dalam Edu Geography Vol.3 (8) (2015) Hal: 44-51.

Santoso, Apik Budi. 2006. Diktat Perkuliahan Geografi Wisata. Semarang: Jurusan Geografi UNNES

Sugiarta, I Komang Agus dan Mahagangga. 2016. ‘Analisis Potensi Ekowisata dan Respon Masyarakat Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli. Dalam Jurnal Destinasi Pariwisata Vol. 4 No 2’. Hal 109-113.

Sunarjaya, I Gede, Made Antara, dan Dewa Putu Oka Prasiasa. 2018. ‘Kendala Pengembangan Desa Wisata Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung’. Dalam Jurnal JUMPA Vol 4 No 2. Hal 212- 227.

Suparwi, Trimurti dan Dedy Rustiono. 2014. ‘Model Desa Wisata Pendidikan Pertanian Berbasis Kewirausahaan Sosial dan Kemitraan (Studi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah)’. Dalam Agronomika, Vol.09. No. 02, Hal: 191-221.

Suwandono, Djoko dan Muhammad Syafi’i. 2015. ‘Perencanaan Desa Wisata dengan Pendekatan Konsep Community Based Tourism (CBT) di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak’. Dalam Jurnal RUANG (VOL.1) NO. 2, Hal: 51 – 60.

Suwantoro, Gamal. 1997. Dasar-dasar Pariwisata. Yogjakarta: ANDI.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. http://www.kemenpar.go.id/userfiles/file/4636_1364UUTentangKepariwisataannet1.pdf(2 Feb.2018)

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Vicki Dwi Purnomo. (2022). Analysis of Bukit Menoreh Durian Fruit as a Culinary Tourism Potential in Kokap District. Indonesian Journal of Advanced Research, 1(1), 1–20. https://doi.org/10.55927/ijar.v1i1.2931