Criminal Responsibility of Paranoid Schizophrenia Patients as Murder Perpetrators to Ensure Justice
DOI:
https://doi.org/10.55927/jlca.v4i2.14510Keywords:
Murder, Criminal Liability, Schizophrenia ParanoidAbstract
This study aims to analyze criminal liability as a murder perpetrator who suffers from paranoid schizophrenia and its relation to the reasons for criminal elimination in accordance with Article 44 of the Criminal Code to ensure legal justice. The methodused in this study is normative judicalwith an approach to laws and cases from the court, after the legal materials that have been successfully collected are then systematically arranged and analyzed using a qualitative approach. The result of this study indicate that fraud that caused paranoid schizophrenia who commits the crime of murder can be subject to criminal sanctions or actions (double track system). In dciding such cases, the judge must prioritize the aspect of justice by concidering the opinionof a psychiatrist who observes whether the cognitive function is disturbed or not when commiting the crime of murder, if it is disturbed by characteristics such as hallucinations and delucions that cause the punishment to be unable to distinguish reality, fantasy and loss of self control , then it can be ordered in article 44 of the criminal code as a reason for forgiveness by eliminating responsibility, while if the cognitive function is not disturbed, it can beaccounted for, ther it can be accounted for criminally.
Downloads
References
F. W. (2022). Studi kasus penderita skizofrenia paranoid. Jurnal Psikologi, 18(1), 25–29.
Firmasyah, R. (2021). Tinjauan Kriminologis Terhadap Pembunuhan NarapidanaDi Lembaga Pemasyarakatan (Studi Kasus Lapas Indramayu). (Skripsi Sarjana, Universitas Swadaya Gunung Jati).
Gimnastiar. (2023). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan yang Menyebabkan Lukanya Orang. (Skripsi Sarjana, Universitas Swadaya Gunung Jati).
Hieariej, E. (2018). Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Yogjakarta : Cahya Atma Pustaka.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Mappiasee, S. (2015). Logika Hukum Pertimbangan Putusan Hakim. Jakarta : Prenada Media Group.
Moeljatno. (2018). Asas - Asas Hukum Pidana. Jakarta : Rineka Cipta.
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram : Mataram University Press.
Ndapabehar, E. U., & Rahaditya. (2023). Penentuan Pertanggungjawaban Pidana Bagi Terdakwa Yang Memiliki Gangguan Jiwa Skizofernia Paranoid Dalam Tindak Pidana Penganiayaan. Jurnal Ilmu Hukum, 5(4), 3141–3153.
Nurhayati, A., & Maroni. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Terdakwa Penderita Skizofrenia Paranoid dalam Perkara Pembuhan. Jurnal Hukum dan Pembangunan Masyarakat, 15(11), 113-130.
Ramadhan, H. T. (2022) Pertimbangan Hakim Dalam Menetapkan Diversi Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian (Skripsi Sarjana, Universitas Sriwijaya).
Saleh, R. (2014). Perbuatan Pidana Dan Pertanggungjawaban dalam Hukum Pidana. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Simbolon, B. T. D., dkk. (2023). Konsep Pertanggungjawaban Pidana dalam Hukum Pidana Nasional Yang Akan Dating. Jurnal Relasi Publik, 1(4), 238-247.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2018). Penelitian Hukum Normatif : Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta : Rajawali Press.
Tomalili, R., & Pawennei, M. (2015). Hukum Pidana. Jakarta : Mitra Wacana Media.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Lembaran Negara 2023 (105), Tambahan Lembaran Negara (6887).
Willa, W. (2022, 19 Juli). Pembunuhan dan Pembunuhan Berencana. Di kases pada tanggal 11 Januari 2025, dari link <https://www.hukumonline.com/berita/a/pembunuhan-dan-pembunuhan-berencana-lt62d68b0036f97/?page=2>
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hafidz Wahyudin, Yosvania Miranda, Yuslikha Ramandhana Fauzi, Raden Henda Henda, Gunadi Rasta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





























