Criminal Liability of Children in Indonesia: A Review of Age Limits, Implementation of Restorative Justice, and Its Relevance to Islamic Law

Authors

  • Muhammad Ayatullah Rabbani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Roshin Abdul Muhshiy Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Muhammad Wildan Hamidi Pasaribu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Asrorun Ni’am Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Rosdiana Rosdiana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55927/jlca.v4i4.15609

Keywords:

Juvenile Criminal Responsibility, Age Limit, Restorative Justice, Islamic Law

Abstract

This study aims to analyze the criminal liability of children in Indonesia with a focus on three main aspects, first, the age limit for criminal liability, second, the implementation of restorative justice in the Juvenile Criminal Justice System (SPPA), and third, its relevance to the principles of Islamic criminal law. The method used is normative law with a qualitative approach, through a literature study of laws and regulations, legal doctrine, and academic literature, as well as a comparative analysis between positive law and Islamic law. The results of the study indicate that the minimum age limit for criminal liability of children is set at 12 years and a maximum of 18 years according to Law No. 11 of 2012, children under 12 years old are subject to correctional measures. The implementation of restorative justice is accommodated through diversion which emphasizes the restoration of social relations and the protection of children's rights, but its implementation still faces obstacles such as regulatory disharmony, limited capacity of officers, and minimal community participation. From the perspective of Islamic law, the responsibility of children is oriented towards intellectual maturity (tamyiz) and puberty, as well as educational punishment through taʿzīr, so there is a meeting point with the restorative concept in positive law.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad. “Kedudukan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.” Jurnal Penegakan Hukum Indonesia vol 12, no. 2 (2021).

Ali, Zainuddin. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2016.

Anwar, Yesmil. “Reformasi Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” Jurnal Hukum dan Pembangunan vol 50, no. 3 (2020).

Arief, Barda Nawawi. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana: Perkembangan Penyusunan Konsep KUHP Baru. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2017.

Dawud, Abu. Sunan Abu Dawud. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2004.

Djoko. “Aspek Hukum Perlindungan Anak dalam Perspektif Restorative Justice.” Jurnal Hukum dan Pembangunan vol 48, no. 4 (2018).

Dwiarti, Fitri Setiyani. “Implementasi Keadilan Restoratif dalam Penyelesaian Perkara Pidana Anak: Studi pada PT Tanjung Karang.” Neliti, t.t.

Filonia, Fredella Bunga. “Penerapan Restorative Justice terhadap Anak dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” Jurnal Hukum In Concreto vol 3, no. 1 (2024): 98–110.

Fitriani, Nurul. “Implementasi Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” Jurnal Hukum dan Peradilan vol 7, no. 2 (2020).

Gosita, Arif. Masalah Perlindungan Anak. Jakarta: Akademik Pressindo, 2012.

Hadisuprappto, Paulus. Delinkuensi Anak: Pemahaman dan Penanggulangannya. Malang: Bayu Media, 2008.

Handayani, Holinda. “Pertanggungjawaban Pidana Anak sebagai Pelaku Kejahatan Pembunuhan.” Innovative: Journal of Social Science Research vol 4, no. 1 (2024): 7039–49.

Hasan, Hasbi. “Penerapan Keadilan Restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” Jurnal Hukum dan Peradilan vol 2, no. 2 (2013): 247–68.

Hasanah, Ulfatul, dan Hudi Yusuf. “Kajian Literatur Restorative Justice sebagai Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Anak di Indonesia.” Jurnal Cendekia Hukum Indonesia vol 1, no. 2 (2025). https://doi.org/10.71417/jchi.v1i2.57.

Huda, Chairul. Dari Tiada Pidana tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana tanpa Kesalahan. Jakarta: Kencana, 2008.

Indah, Putri Jasminta, dan Subekti. “Optimalisasi Pengaturan Pertanggungjawaban Pidana Anak (Studi Perbandingan Indonesia–Filipina).” Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains vol 3, no. 1 (2024). https://wnj.westscience-press.com/index.php/jhhws/article/view/1000.

Khusurur, Misbah. “Baligh (Kajian Hukum Fiqh dan Hukum Positif di Indonesia).” Al-Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam vol 6, no. 7 (2021).

Lilik. “Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Perspektif Hukum Islam.” Al-Mawarid: Jurnal Hukum Islam vol 22, no. 1 (2020).

Marlina. Peradilan Pidana Anak di Indonesia: Pengembangan Konsep Diversi dan Restorative Justice. Bandung: Refika Aditama, 2012.

Marlina. Perlindungan Hukum terhadap Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2010.

Muladi. “Implementasi Pendekatan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.” Jurnal (Undip), t.t., 58–85.

Muladi. Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Semarang: Badan Penerbit UNDIP, 2005.

Murdiana, Elfa. “Pertanggungjawaban Pidana dalam Prespektif Hukum Islam dan Relevansinya terhadap Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia.” Al‑Mawarid vol 12, no. 1 (2012). https://media.neliti.com/media/publications/42556.

Nabilla, Alifia Desya, Noor Azizah, dan Ramadani. “Pertanggungjawaban Pidana terhadap Anak Ditinjau dari Hukum Pidana Islam dan UU No. 11 Tahun 2012 tentang SPPA.” Ahkam vol 2, no. 3 (2023): 573–82.

Nashrullah, Riza. Perlindungan Anak dalam Perspektif Nasional dan Internasional. Jakarta: Prenada Media, 2021.

Pangemanan, Jefferson B. “Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia.” Lex et Societatis vol 3, no. 1 (2015): 1–12. https://doi.org/10.35796/les.v3i1.7075.

Prema, I. K. A. S, Masruchin Ruba’i, dan Nurini Aprilianda. “Pembatasan Usia Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Peraturan Perundang‑undangan.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan vol 4, no. 2 (2021): 232–41.

Qardhawi, Yusuf. Fiqh al-Jinayah dalam Syariat Islam. Kairo: Dar al-Syuruq, 2015.

Rachmat. “Perlindungan Hak Anak dalam Perspektif Restorative Justice.” Jurnal Ilmu Hukum Humaniora vol 5, no. 1 (2021).

Rina. “Diversi Sebagai Upaya Perlindungan Anak dalam Sistem Peradilan Pidana.” Jurnal Yustisia vol 7, no. 2 (2019).

Romadhon, Mohammad Iqbal Fathoni. “Analisis Komparatif Pertanggungjawaban bagi Pelaku Tindak Pidana Anak di Bawah Umur Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam.” UIN KHAS Jember, 2021. http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/23383.

Surabangsa, Bambang, dan Tajul Arifin. “Peradilan Pidana Anak di Indonesia dalam Perspektif Hukum Islam.” Hukum Islam vol 22, no. 1 (2022). https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/hukumislam/article/view/18402.

Syamsuddin, M. Arifin. Hukum Perlindungan Anak dalam Perspektif Nasional dan Internasional. Yogyakarta: UII Press, 2018.

Utami, Komang Ayu Kencana, dan Diah Ratna Sari Hariyanto. “Pertanggungjawaban Pidana Anak yang Menjadi Pelaku dan Korban Tindak Pidana serta Penanggulangannya.” Kertha Semaya vol 9, no. 10 (2021).

Wijayanti, Desi. Hukum Pidana Anak di Indonesia: Teori dan Praktik. Bandung: Refika Aditama, 2021.

Wulan. “Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Perspektif Maqasid al-Syari’ah.” Jurnal Al-Ahkam vol 30, no. 1 (2022).

Yunitasari, Riska. “Dinamika Pembaharuan Batas Usia Perkawinan (Analisis Batas Umur Melangsungkan Pernikahan dalam Hukum Nasional Indonesia).” Doktrina: Journal of Law, 2020.

Zulkifli. “Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Perspektif Fiqh Jinayah.” Jurnal Al-Adalah vol 22, no. 1 (2021).

Published

2025-11-26

How to Cite

Rabbani, M. A. ., Muhshiy, R. A. ., Pasaribu, M. W. H. ., Ni’am, A. ., & Rosdiana, R. (2025). Criminal Liability of Children in Indonesia: A Review of Age Limits, Implementation of Restorative Justice, and Its Relevance to Islamic Law. Journal of Legal and Cultural Analytics, 4(4), 1299–1314. https://doi.org/10.55927/jlca.v4i4.15609