Single Presence Policy in Indonesian Banking

Authors

  • Andhyka Muchtar Program Pascasarjana, STIH Painan, Banten
  • Widodo Widodo Program Pascasarjana, STIH Painan, Banten
  • Rasman Habeahan Program Pascasarjana, STIH Painan, Banten

DOI:

https://doi.org/10.55927/jlca.v3i3.9885

Keywords:

Ownership, Banking, Single

Abstract

The sole ownership policy in Indonesian banking is regulated in Bank Indonesia Regulation Number 14/24/PBI/2012 concerning Sole Ownership in Indonesian banking which is then supplemented by Bank Indonesia Circular Letter Number 15/2/DPNP dated 4 February 2013 concerning Sole Ownership in Indonesian Banking. This research was created to find out about the regulations and implementation of sole ownership policies in banking in Indonesia. The research uses normative juridical research methods. The research results state that the implementation of the sole ownership policy in banking in Indonesia is carried out through the merger or consolidation of controlled banks, forming a Holding Company in the Banking Sector (Bank Holding Company/BHC), forming a Holding Function. There is a need for further study regarding the implementation of the sole ownership policy in banking in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dadang Husen. (2016). Hukum Perbankan Di Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.

hal. 5.

Devito Tessar Pratama. (2017). Implementasi Kebijakan Single Presence Policy Pada Bank Umum Di Indonesia. Skripsi Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Faishal Rizki Pratama. (2021). Kebijakan Kepemilikan Tunggal Perbankan Di Indonesia Ditinjau Dari Teori Kepentingan Dalam Regulasi Ekonomi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Terakreditasi Peringkat 5 (No. SK: 85/M/KPT/2020) Vol. 5. No. 2 Maret 2021 p-ISSN: 2598-9944 e- ISSN: 2656-6753 http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index

Lubis, Todung Mulya. 1990. “In Search of Human Rights; Legal-Political Dilemmas of Indonesia’s New Order, 1966-1990”, S.J.D. Dissertation at Boalt Hall Law School University of Berkeley.

Lash, Nicholas A. 1987. Banking Laws and Regulations: An Economic Perspective, USA: Prentice Hall Inc.

Marzuki, Peter Mahmud. 2013. Penelitian Hukum, Edisi Revisi, Jakarta: Kencana.

Marshall and Laurensius, (2019). “OJK Bakal Tinjau Aturan Single Presence Policy,”Kontan.co.id. https://keuangan.kontan.co.id/news/ojk-bakal-tinjau-ulang-aturan-single-presence-policy.

Muhammad Djumhana,(2008). Asas-Asas Hukum Perbankan Di Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti. hal. 126.

Otoritas Jasa Keuangan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan Indonesia, POJK Nomor 39/POJK.03/2017.

Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/16/PBI/2006 tentang Kepemilikan Tunggal pada Perbankan Indonesia.

Rihana Sofie Nabella, Ghozali Maski, and Setyo Tri Wahyudi, (2020). “Analisis Risiko Sistemik Dan Keterkaitan Keuangan: Studi Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia,” Journal of Business and Banking 10, no. 1: 19,https://doi.org/10.14414/jbb.v10i1.2048, hal. 21.

Selva Tanudjaya, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., Ll.M. (2014). Pelaksanaan Kebijakan Kepemilikan Tunggal (Single Presence Policy) Melalui Merger Bank (Studi Kasus Merger Pt Bank Niaga Tbk Dan Pt Bank Lippo Tbk Menjadi Pt Bank Cimb Niaga Tbk). Tesis Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Sutedi Adrian, Hukum Perbankan : Suatu Tinjauan Pencucian Uang, Merger,

Likuidasi, dan kepailitan, Ctk. Kedua, Sinar Grafika, Jakarta

Downloads

Published

2024-09-10

How to Cite

Muchtar, A., Widodo, W., & Habeahan, R. . (2024). Single Presence Policy in Indonesian Banking. Journal of Legal and Cultural Analytics, 3(3), 311–320. https://doi.org/10.55927/jlca.v3i3.9885

Issue

Section

Articles