Optimalisasi Self Care Management pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungbinga Kabupaten Belitung

Authors

  • Nazliansyah Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Ashar Abilowo Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Eka Safitri Yanti Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Nilam Permatasari Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

DOI:

https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i5.1082

Keywords:

Hipertensi, Monitor Diri, Evaluasi Diri

Abstract

Penyakit Hipertensi sering disebut sebagai silent killer atau tanpa gejala yang jelas pada tahap awal penyakit. Efek negatif dari hipertensi berupa berkurangnya daya kognitif, afektif, dan psikomotor. Kabupaten Belitung merupakan kabupaten yang juga memiliki permasalahan dalam pengendalian  penyakit hipertensi. Usaha untuk meningkatkan optimalisasi self care management diperlukan karena membantu intervensi program nasional yang sudah berjalan  terhadap permasalahan hipertensi  yang ditemui di lapangan nanti. Secara umum tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan optimalisasi manajemen kesehatan diri atau self-care management pada penderita Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Binga Kabupaten Belitung. Peserta Pengabdian Masyarakat ini adalah pria dan wanita berusia 45  tahun sampai dengan 60 tahun yang tercatat sebagai pasien Hipertensi dan telah menjalani pengobatan hipertensi di puskesmas Tanjung Binga minimal 6 bulan serta bersedia untuk berpartisipasi dalam program ini. Peserta menerima program manajemen diri  selama 4 minggu yang terdiri dari tiga strategi metode yaitu  monitor diri, evaluasi diri, dan penguatan diri. Hasil yang diperoleh setelah diberikan pembelajaran dan implementasi mandiri dengan pengawasan dan pencatatan mandiri menggunakan buku catatan yang diberikan ke masing masing peserta,  berdasarkan data hasil pengukuran tekanan darah pada minggu ke dua, sebanyak 18 peserta (60%) mengalami penurunan tekanan darah sedangkan 12 peserta lainnya (40%) tidak mengalami penurunan tekanan darah. Evaluasi terakhir dilaksanakan minggu ke tiga dan ke empat, berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah sekitar 24 (80%) peserta mengalami penurunan tekanan darah. Terdapat signifikan keberhasilan penurunan tekanan darah  pada peserta  setelah implementasi dilaksanakan terus pada minggu ke tiga dan ke empat melalui pengabdian masyarakat ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kanfer, F. H., & Goelick-Buy, L. (1991). Self-management method. In F.H. Kanfer & A.P. Goldstein (Eds.), Helping people change: A text book of methods (4th ed.). New York: Pergamon press.

Lee, C. Y., Lee, H., Jeon, K. M., Hong, Y. M., & Park, S. H. (2011). Self‐management program for obesity control among middle‐aged women in Korea: A pilot study. Japan Journal of Nursing Science, 8(1), 66-75.

Lenfant, C., Chobanian, A. V., Jones, D. W., & Roccella, E. J. (2003). Seventh report of the Joint National Committee on the Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure (JNC 7) resetting the hypertension sails. Circulation, 107(24), 2993-2994.

Mancia, G., De Backer, G., Dominiczak, A., Cifkova, R., Fagard, R., Germano, G., . . . Laurent, S. (2007). 2007 ESH-ESC practice guidelines for the management of arterial hypertension: ESH-ESC task force on the management of arterial hypertension. Journal of Hypertension, 25(9), 1751-1762.

Riskesdas. (2013). Basic Health Research Report (Riset Kesehatan Dasar). Retrieved from Jakarta: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas 2013.pdf (diakses 10 September 2020).

Gupta, V., LoGerfo, J. P., Raingsey, P. P., & Fitzpatrick, A. L. (2013). The prevalence and associated factors for prehypertension and hypertension in Cambodia. Heart Asia, 5(1), 253-258.

Thutsaringkarnsakul, S., Aungsuroch, Y., & Jitpanya, C. (2012). Self-Management Program on Blood Pressure Control in Thai Hypertensive Patients at Risk for Stroke: a Randomized Controlled Trial. Journal of Health Research, 26(5), 243-249.

Tongvichean, T. (2016). Effects of self-management promotion program on blood pressure and body mass index in persons with prehypertension and obesity. Chulalongkorn University,

Chockalingam, A., Campbell, N. R., & Fodor, J. G. (2006).Worldwide epidemic of hypertension. The Canadian journal of cardiology, 22(7), 553-555. https://doi.org/10.1016/s0828-282x(06)70275-6

Franklin, S. S., O’brien, E., & Staessen, J. A. (2017). Masked hypertension: understanding its complexity. European Heart Journal, 38(15), 1112-1118. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehw502

Downloads

Published

2022-08-30

How to Cite

Nazliansyah, Abilowo, A. ., Safitri Yanti, E. ., & Permatasari, N. . (2022). Optimalisasi Self Care Management pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungbinga Kabupaten Belitung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(5), 383–390. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i5.1082

Issue

Section

Articles