Khitan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan di LKSA Sholawatul Fallah Bandar Lampung “Peduli Anak Sehat dan Warga Masyarakat Lebih Kuat”

Authors

  • Anita Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Tori Rihiantoro Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Gustop Amatiria Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Kodri Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Ririn Sri Handayani Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Titi Astuti Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Sunarsih Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Yuni Astini Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Efa Trisna Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Dedek Saiful K Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Sary Febriaty Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Sugiarti Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Al Murhan Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Purwati Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Dwi Novita Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Yesi Anggraini Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Andika Sandi Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Habib Budiansyah Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Mulyono Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • M. Bahrun Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Fiktor Yusman A Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Angga Yudandi Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Ferriyal Sefriza FH Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang
  • Ramelan Politeknik Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

DOI:

https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i6.1171

Keywords:

Khitan, Kesehatan, Panti

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan anak dan warga panti beserta masyarakat sekitar dengan dilaksanakannya khitan massal dan pemeriksaan kesehatan. Metode yang dilakukan adalah intervensi khitan dengan elektrocauter untuk anak, pemeriksaan kesehatan, pemberian terapi, dan pendidikan kesehatan secara individual ke warga yang sakit dan keluarganya. Hasil yang diperoleh 44 anak usia 5-13 tahun, telah dilakukan khitan, dan sejumlah 56 warga dewasa dan lansia telah diperiksa kesehatannya dan telah diberikan terapi sesuai diagnosis penyakit yang ditemukan. Upaya yang telah dilakukan memerlukan keberlanjutan terutama kegiatan khitan untuk dilakukan pada anak lebih muda (usia di bawah 5 tahun) sehingga kebersihan genital dapat lebih mudah dilakukan, serta pemeriksaan kesehatan warga terutama lansia untuk terus dilakukan agar diperoleh “Anak Sehat dan Warga Kuat”.

Downloads

Download data is not yet available.

References

https://id.wikipedia, 2022. org/wiki/Prevalensi_sunat, diakses tanggal 8 September 2022

Kemenkes, 2013, Populasi Lansia Diperkirakan Terus Meningkat Hingga Tahun 2020, http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/populasi-lansia-diperkirakan-terus-meningkat-hingga-tahun-2020#: diakses 8 September 2022

WHO. 2007. Male circumcision Global trends and determinants of prevalence, safety and acceptability, http://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/ diakses 8 September 2022

Downloads

Published

2022-09-30

How to Cite

Anita, Rihiantoro, T. ., Amatiria, G. ., Kodri, Handayani, R. S. ., Astuti, T., Sunarsih, Astini, Y. ., Trisna, E., Saiful K, D. ., Febriaty, S., Sugiarti, Murhan, A., Purwati, Novita, D., Anggraini, Y. ., Sandi, A. ., Budiansyah, H. ., Mulyono, Bahrun, M., Yusman A, F. ., Yudandi, A. ., Sefriza FH, F. ., & Ramelan. (2022). Khitan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan di LKSA Sholawatul Fallah Bandar Lampung “Peduli Anak Sehat dan Warga Masyarakat Lebih Kuat”. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(6), 427–434. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i6.1171