Pencegahan Stunting dengan Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Kader dalam Skrining Pengukuran Status Gizi pada Anak Usia Balita
DOI:
https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i7.1593Keywords:
Stunting, Edukasi, Pelatihan, Kader, SkriningAbstract
Status gizi yang baik merupakan faktor penting dalam mencegah stunting. Peran kader posyandu sangat penting terhadap pencegahan stunting dengan melakukan deteksi dini (skrining) stunting pada anak umur di bawah lima tahun (balita). Namun, belum semua kader memahami stunting dan cara melakukan skriningnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi stunting dan melakukan pelatihan cara melakukan skrining stunting. Kegiatan dilakukan pada tanggal 6 Juni 2022 di Posyandu Kenanga 1 Jati Makmur Pondok Gede Bekasi dengan sasaran 9 kader posyandu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari rerata nilai 46,7 menjadi 87,7 dan 100% kader mampu melakukan cara skrining stunting dengan pengukuran status gizi berdasarkan panjang badan/ tinggi badan dan umur. Para kader diharapkan mampu mengedukasi orang tua tentang stunting dan menerapkan cara skrining stunting pada kegiatan posyandu balita setiap bulannya.
Downloads
References
Abdillah, F.M., Sulistiyawati, Paramashanti, B.A. (2020). Edukasi Gizi pada Ibu oleh Kader Terlatih Meningkatkan Asupan Energi dan Protein pada Balita. Aceh Nutrition Journal, 5 (2): 156–163. DOI: 10.30867/action.v5i2.313
Agize, A., Jara, D., Dejenu, G. (2017). Level of Knowledge and Practice of Mothers on Minimum Dietary Diversity Practices and Associated Factors for 6 – 23-Month-Old Children in Adea Woreda, Oromia, Ethiopia. BioMed Research International. https://doi. org/https://doi.org/10.1155/2017/7204562 Research.
Bayu, D. (2021). Prevalensi Stunting Di Indonesia. Diambil dari: https://dataindonesia.id/Ragam/detail/prevalensi-stunting-di-indonesia-capai-244-pada-2021.
Dinkes Kota Bekasi. (2022). Rembuk Stunting Tingkat Kota Bekasi Tahun 2022 dinkes kota Bekasi. Diambil dari: https://dinkes.bekasikota.go.id/berita/detail/rembuk-stunting-tingkat-kota-bekasi-tahun-2022
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku bagan manajemen terpadu balita sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mohammad Teja, M. (2022). Percepatan penurunan prevalensi stunting 14%. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, 14(3), 25-30.
Naningsih, H., Anwar, K. K., Aswita. (2022). Pembinaan kader posyandu dalam pencegahan stunting. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2). DOI: https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.75
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Diambil dari: http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf
Purwanti, R. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu: Cegah Stunting Dengan Perbaikan Gizi 1000 HPK. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7 (2): 182–189. DOI: https://doi.org/10.29313/ethos.v7i2.4430
WHO. (2014). Global Nutrition Targets 2025 Stunting Policy Brief. Diambil dari: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.3
WHO. (2015). Stunting in nutshell. Diambil dari: https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell 19
Wijayanti, H.N., Fauziah, A. (2019). Dampak Pelatihan Pmba Pada Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Status Gizi Anak Stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11 (25): 1–9. DOI: https://doi.org/10.35473/jgk.v11i25.17
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Feni Amelia Puspitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


























