Facilities for Land Rights for Investment Activities in Indonesia Based on Law Number 25 of 2007 (Analysis of Constitutional Court Decision Number 21-22/Puu-V/2007)

Authors

  • Bobby Kurniawan Universitas Sumatera Utara
  • Syafruddin Kalo Universitas Sumatera Utara
  • Budiman Ginting Universitas Sumatera Utara
  • Mahmul Siregar Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.55927/ministal.v1i4.2003

Keywords:

Country, Investor, Foreign

Abstract

The need for developing countries for investment to move the wheels of their national economy is undeniable. The motive of foreign investors in investing is to seek profit. The provision of this facility is intended so that domestic investors and foreign investors want to invest in Indonesia. which is the problem with Law No. 25 of 2007 as a new investment law, is considered to provide benefits to foreign investors, especially in land rights facilities as stipulated in Article 22 of Law no. 25 of 2007, has resulted in losses for most Indonesian people. This study uses a normative juridical method. The results of the study show that as a legal consequence the acquisition of land rights (HGU, HGB and HP) as stipulated in Article 22 of Law no. 25 of 2007 must follow the applicable procedures based on the provisions for the acquisition and registration of land rights based on the provisions of Law no. 5 of 1960 concerning Basic Agrarian Regulations and their implementing regulations.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bua, Aditya Toding, “Perlindungan Hukum Bagi Investor Asing di Negara Penerima (Host Country) ditinjau dari Hukum Ekonomi Internasional”, Skripsi, Makasar, FH Universitas Hasanuddin, 2013

Daeng, Salamuddin, “Perluasan Dominasi Asing di Indonesia” dalam Global Justice Update Tahun 6 Edisi 1 Mei 2008

Efrimol, “Kebijakan Pemerintah Tentang Pengaturan Mengenai Pertanahan Dalam Penanaman Modal dan Investasi di Indonesia”, Jurnal Ilmu Hukum Inovatif, Vol 4, No 5 (2011)

Eka NAM Sihombing, Cynthia Hadita, Penelitian Hukum, Malang: Intrans Publishing, 2022.

H.S., Salim dan Budi Sutrisno, Hukum Investasi di Indonesia, Jakarta: RajaGrafindoPersada, 2008

Hadi, Syamsul, et. al, Kudeta Putih : Reformasi dan Pelembagaan Kepentingan Asing dalam Ekonomi Indonesia, Jakarta: Indonesia Berdikari, 2012

Harjono, Dhaniswara K., Hukum Penanaman Modal, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007

Harsono, Boedi, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang PokokAgraria, Isi dan Pelaksanaannya,Jakarta: Djambatan, 2008

Idris et. al, (Eds) Penemuan Hukum Nasional dan Internasional: Dalam Rangka Purnabakti Prof. Dr.

Yudha Bhakti, S.H., M.H.Bandung: Fikahati Aneska, 2012

Jonaedi Efendi Dan Johny Ibrahim, Lantas Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris, Depok: Prenada Media, 2016.

Kalla, Jusuf,“Wakil Presiden Akui Ekonomi Masih Menjadi Masalah”Kompas, Minggu, 5 Oktober 2007

Kansil, CST. dan Christine ST. Kansil, Hukum Tata Negara Republik Indonesia, Jakarta: Rineka Cipta, 1997

Kolopaking, Anita D.A., Penyelundupan Hukum Kepemilikan Hak Milik atas Tanah di Indonesia, Bandung:Alumni, 2013

KRHN-KPA, Usulan Revisi Undang-Undang Pokok Agraria Menuju Penegakan Hak-Hak Rakyat atas Sumber-Sumber Agraria, Jakarta-Bandung: KRHN-KPA, 1998

Lubis, M. Solly, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Bandung: Mandar Maju, 1994

Meliala, Evalina Barbara, Tesis, “Pemberian Hak Atas Tanah Dalam Rangka Penanaman Modal Setelah Diundangkannya Undang Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal”, Medan, SPS USU, 2008

Nasution, Bismar, “Reformasi Hukum dalam Rangka Era Globalisasi Ekonomi, disampaikan pada “Diskusi Pembangunan Hukum Rangka Era Globalisasi Ekonomi” di Fakultas Hukum USU Medan, tanggal 25 September 1999

Nasution, Bismar, Hukum Kegiatan Ekonomi, Bandung: Books Terrace & Library, 2007

Nawawi, Hadari, Metode Penelitian Bidang sosial, Yogyakarta: UGM-Pers, 2003

Panjaitan, Hulman dan Abdul Mutalib Makarim, Komentar dan Pembahasan Pasal Demi Pasal Terhadap

Undang Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Jakarta: CV Ind Hill Co. 2007

Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Jakarta: Kencana, 2011.

Poerba, Sugeng Meijanto, “Tunjauan Hukum Atas Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal”, <http://binatangpoerba.wordpress.com/2011/09/27/tunjauan-hukum-atas-undang-undang-nomor-25-tahun-2007-tentang-penanaman-modal/>, diakses 23 Desember 2012.

Rokhmatussa’dyah, Ana dan Suratman, Hukum Investasi dan Pasar Modal, Jakarta: Sinar Grafika, 2009

Siregar, Mahmul, “UUPM dan Penyelesaian Sengketa Perdagangan Internasional Dalam Kegiatan Penanaman Modal,” Jurnal Hukum Bisnis, Vol. 26, Tahun 2007

Suhardo, Etty S., “Menuju Hukum Investasi Yang Kondusif “, Law Review Universitas Pelita Harapan, Vol. IX No. 2 Nopember 2009

Sulistiyono, Adi, Reformasi Hukum Ekonomi Indonesia, Surakarta: LPP UNS dan UNS Press, 2007

Sumantoro, Bunga Rampai Permasalahan Penanaman Modal dan Pasar Modal, Jakarta: Binacipta, 1984

Sumardjono, Maria S.W, Tanah: dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2006

Suparji, Penanaman Modal Asing di Indonesia, Insentif v. Pembatasan,Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, 2008

Surono, Agus, Fungsi Sosial Tanah, Cet. 1, Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, 2013

Downloads

Published

2022-12-30

How to Cite

Kurniawan, B., Kalo, S. ., Ginting, B. ., & Siregar, M. . (2022). Facilities for Land Rights for Investment Activities in Indonesia Based on Law Number 25 of 2007 (Analysis of Constitutional Court Decision Number 21-22/Puu-V/2007). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 1(4), 307–318. https://doi.org/10.55927/ministal.v1i4.2003