Analysis of the Ministry of Religion's Program in Realizing Religious Moderation in Bantul Regency Society (Peter L. Berger's Social Construction Perspective)
DOI:
https://doi.org/10.55927/ajpr.v3i1.10434Keywords:
Religious Moderation, Social Construction, Bantul SocietyAbstract
Religious moderation is essential to prevent conflict in a diverse society. This study analyzes the program of the Ministry of Religious Affairs in Bantul Regency using Peter L. Berger's social construction theory. Field research with a qualitative approach found that religious moderation is formed through three social dialectic processes: externalization, namely the adaptation of individuals to the social structure of religious moderation through religious texts and figures; objectivation, namely the development of awareness of moderation as a positive action through tradition and institutionalization; and internalization, namely the identification of individuals in the socio-cultural context that forms inclusive and exclusive groups. The program of the Ministry of Religious Affairs in Bantul Regency plays an important role in building a social foundation that supports religious moderation in Bantul.
Downloads
References
Agisthia Lestari. (2022). Politik Rekognisi Sebagai Penyelesaian Konflik Agama Di Dalam Masyarakat Multikulturan (Studi Kasus Di Kabupaten Bantul). Jurnal Adhikari, 1(4), 204–220. https://doi.org/10.53968/ja.v1i4.50
Ali, M. (2010). Metodologi Dan Aplikasi Riset Pendidikan. Pustaka Cendekia Utama.
Ari, S. (2022). Seorang Guru SMPN 1 Pandak Bantul Tegur Siswi Karena Tak Pakai Jilbab, Ini Penjelasan Berbagai Pihak. Tribun Jogja. https://jogja.tribunnews.com/2022/08/03/seorang-guru-smpn-1-pandak-bantul-tegur-siswi-karena-tak-pakai-jilbab-ini-penjelasan-berbagai-pihak
Aslati. (2014). Optimalisasi Peran FKUB dalam Menciptakan Toleransi Beragama. Toleransi: Media IIlmiah Komunikasi Umat Beragama, 6(2), 188–199. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/toleransi/article/view/906
Aziz, A., & Anam, A. K. (2021). Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-Nilai Islam. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul. (2023). Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan dan Agama (Jiwa) 2020-2023. https://bantulkab.bps.go.id/indicator/108/194/1/persentase-penduduk-menurut-kecamatan-dan-agama.html
Basedau, M., & Koos, C. (2015). When Do Religious Leaders Support Faith-Based Violence? Evidence from a Survey Poll in South Sudan. Political Research Quarterly, 68(4), 760–772. https://doi.org/10.1177/1065912915603128
Berger, P. L. (1991). Langit Suci: Agama sebagai Realitas Sosial. LP3ES.
Berger, P. L., & Luckman, T. (1991). Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. LP3ES.
Bowen, J. R. (2010). Religious Discrimination and Religious Governance Across Secular and Islamic Countries: France and Indonesia as Limiting Cases. American Behavioral Scientist, 53(12), 1749–1762. https://doi.org/10.1177/0002764210368095
Brisko, B. (2012). The socialization process and the functional significance of education from vocational education learners’ perspective. SHS Web of Conferences, 2, 00008. https://doi.org/10.1051/shsconf/20120200008
Çalişkan, H., & Saǧlam, H. I. (2012). A study on the development of the tendency to tolerance scale and an analysis of the tendencies of primary school students to tolerance through certain variables. Kuram ve Uygulamada Egitim Bilimleri, 12(2), 1440–1445.
Damayanti, T. W., Riyadi, & Nugroho. (2022). Laporan Kinerja. https://drive.google.com/file/d/1Am0NwJlT9WnFlsgkJhbWNRh5kSeWt-kZ/view
Ferry Adhi Dharma. (2018). Konstruksi Realitas Sosial:Pemikiran Peter L. Berger Tentang Kenyataan Sosial. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 10–16. https://doi.org/10.21070/kanal.v%vi%i.3024
Ivancevich, J. M., & Konopaske, R. (2008). Perilaku dan manajemen organisasi. Erlangga.
Jackson, J. H., Angelica, D., & Mathis, R. L. (2006). Human resource management : Manajemen sumber daya manusia. Salemba empat.
Jateng, T. D. (2023). Penutupan Patung Bunda Maria di Jogja: Awal Mula hingga Penyebab. Detiknews. https://news.detik.com/berita/d-6637464/penutupan-patung-bunda-maria-di-jogja-awal-mula-hingga-penyebab
Kasiram, M. (2010). MetodOlogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. UIN Maliki Press.
Kementerian Agama Kabupaten Bantul. (2022). Sambut Puncak HAB Kemenag Bantul Ke 76, Ki Totok Pentaskan Wayang Kulit Lakon Abimanyu mBangun Moderasi Kesatriyan. Kementerian Agama Kabupaten Bantul. https://bantul.kemenag.go.id/sambut-puncak-hab-kemenag-bantul-ke-76-ki-totok-pentaskan-wayang-kulit-lakon-abimanyu-mbangun
Kementerian Agama Kabupaten Bantul. (2023). Perintisan Kampung Moderasi Beragama di Srandakan. Kementerian Agama Kabupaten Bantul. https://bantul.kemenag.go.id/perintisan-kampung-moderasi-beragama-di-srandakan
Kementerian Agama Kabupaten Bantul. (2023). Semarak Kerukunan Karanggede oleh Kankemenag Bantul. Kementerian Agama Kabupaten Bantul. https://bantul.kemenag.go.id/semarak-kerukunan-karanggede-oleh-kankemenag-bantul
Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama., (2012).
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Kevin Nobel Kurniawan. (2021). Pendidikan Toleransi Beragama, Sebuah Kajian Sosiologi tentang Peran dan Hambatan Sekolah dalam Membangun Hubungan Antarkelompok Beragama/Pendidikan Toleransi Beragama, Sebuah Kajian Sosiologi tentang Peran dan Hambatan Sekolah dalam Membangun Hubungan An. LIPI Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.
Nazmudin, N. (2018). Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama dalam Membangun Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Journal of Government and Civil Society, 1(1), 23. https://doi.org/10.31000/jgcs.v1i1.268
Nur Syam. (2005). Islam Pesisir. LKiS.
Pemerintah Kabupaten Bantul. (2023). Sekilas Kabupaten Bantul. https://bantulkab.go.id/tentang_bantul/index/2020020001/sekilas-kabupaten-bantul.html
Peter L. Berger and Thomas Luckmann. (1979). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Penguin Books.
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama, (2023). https://peraturan.bpk.go.id/Details/265185/perpres-no-58-tahun-2023
Rachmawati. (2022). Perjalanan Kasus Siswi Dipaksa Pakai Jilbab di SMAN 1 Banguntapan, Memilih Pindah dan Sepakat Berdamai. https://yogyakarta.kompas.com/read/2022/08/11/124700878/perjalanan-kasus-siswi-dipaksa-pakai-jilbab-di-sman-1-banguntapan-memilih?page=3
Rohman, M. S. (2023). Pengelolaan Keragaman dan Penanganan (In)Toleransi: Studi Kasus Rumah Ibadah dan Kegiatan Keagamaan di Yogyakarta. Peradaban Journal of Religion and Society, 2(1), 59–84. http://jurnal.
Shihab, M. Q. (2019). Wasathiyyah. Lentera Hati.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan(Pendektan Kuantitatif Kualitatif dan R&D). Alfabeta.
Zaki, M. (2018). Menyemai Toleransi Merawat NKRI: Ikhtiar Pengembangan Pendidikan Agama Melalui Program Imtaq. Sanabil.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Dwi Afriyanto, Sri Sumarni, Sembodo Ardi Widodo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

























