Overview of Blood Glucose Levels in Pencak Silat Athletes in Kutai Kartanegara Regency

Authors

  • Aditya Trisna Budiman Poltekkes Kemenkes, Kalimantan Timur
  • Supri Hartini Poltekkes Kemenkes, Kalimantan Timur
  • Mustaming Poltekkes Kemenkes, Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.55927/marcopolo.v1i5.4764

Keywords:

Pencak Silat Athletes, Glycolysis, Blood Glucose While, Physical Activity Intensity

Abstract

Pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia berupa cabang olahraga beladiri masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar GDS pada atlet pencak silat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi yaitu atlet pencak silat Kabupaten Kutai Kartanegara di gedung IPSI sebanyak 30 orang. Analisa data yang digunakan analisa univariat. Pemeriksaan kadar GDS atlet pencak silat pada minggu pertama dan kedua menunjukan hasil 100% dalam nilai normal. Atlet laki-laki berjumlah 53,3%, perempuan berjumlah 46,7%. Berdasarkan usia, kelompok remaja akhir 46,62%, berdasarkan tingkatan, kelompok atlet kader 73,36%, berdasarkan riwayat penyakit DM dari keluarga 13,3% dan tanpa riwayat penyakit DM dari keluarga 86,7%. Dapat disimpulkan kadar glukosa darah sewaktu atlet pencak silat 100% dalam nilai normal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminuddin. (2019). Kadar Glukosa Darah Setelah Melakukan Pemanasan Aktif, Pemanasan Pasif dan Aktivitas Fisik Submaksimal. Journal of Physical Education and Sport, 1(2), 96–101.

Anwar, M. C., & Jannah, M. (2019). Upaya Peningkatan Aktivitas Fisik Dan Cek Kesehatan Sebagai Aplikasi Germas. Link, 15(2), 58–61. https://doi.org/10.31983/link.v15i2.5452

Autoridad Nacional del Servicio Civil. (2021). Kadar Gula Darah Pengguna Kontrasepsi Hormonal. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.

Autoridad Nacional del Servicio Civil. (2021). Pengaruh Kalistenik Terhadap Penurunan Berat Badan di Stellar Powerhouse. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.

Azia, M., Aprilia, D., & Ilhami, Y. R. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus yang Datang ke Poli Klinik Penyakit Dalam Rumah Sakit M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(3), 400. https://doi.org/10.25077/jka.v7i3.893

Bete, D. E. M. T. (2020). Pengaruh Latihan Push-Up Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Lengan pada Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli di SMPK Nurobo Dixon. Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 3(2), 93–101.

Brahmantya et al. (2021). Intensitas Aktivitas Fisik Berpengaruh Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pasien Prolanis Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kota Denpasar. Jurnal Medika Udayana, 10(2), 68–73.

Hadi, F. K. (2020). Aktivitas Olahraga Bersepeda Masyarakat Di Kabupaten Malang Pada Masa Pandemi Covid-19. Sport Science and Education Journal, 1(2), 28–36. https://doi.org/10.33365/ssej.v1i2.777

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Aditya Trisna Budiman, Supri Hartini, & Mustaming. (2023). Overview of Blood Glucose Levels in Pencak Silat Athletes in Kutai Kartanegara Regency. Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology, 1(5), 375–382. https://doi.org/10.55927/marcopolo.v1i5.4764

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.